Banjir Bandang di Sumatera
PAN Tegaskan Zulhas Panggul Beras untuk Korban Banjir Sumatera Bukan Pencitraan
Zulkifli Hasan memanggul beras dan membantu warga terdampak banjir bandang hingga longsor di Sumatera bukanlah bentuk pencitraa
Ringkasan Berita:
- Zulkifli Hasan atau Zulhas, memanggul beras dan membantu warga terdampak banjir bandang hingga longsor di Sumatera bukanlah bentuk pencitraan.
- Wakil Ketua Umum PAN menyebut Zulhas dikenal sebagai sosok yang mudah tersentuh hatinya.
- Ia menilai kritikan terhadap Zulhas merupakan dinamika wajar dalam ruang publik.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan atau Zulhas memanggul beras dan membantu warga terdampak banjir bandang hingga longsor di Sumatera bukanlah bentuk pencitraan.
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi, menyatakan sebagai pejabat publik, Zulhas tidak lepas dari kritik, baik terkait kebijakan maupun perilakunya.
Ia menilai hal tersebut merupakan dinamika wajar dalam ruang publik.
Baca juga: Menko Zulhas soal Masuknya 250 Ton Beras ke Sabang: Tak Pernah Ada Izin Impor
"Bang Zul mengangkat karung atau membantu membersihkan rumah dari lumpur bukanlah untuk pencitraan," kata Viva kepada Tribunnews.com, Jumat (5/12/2025).
Ia menjelaskan, Zulhas dikenal sebagai sosok yang mudah tersentuh hatinya ketika melihat penderitaan masyarakat.
"Tapi itulah Bang Zul yang mudah tersentuh hatinya jika melihat penderitaan dan selalu berempati. Sisi kemanusiaannya lebih dominan," ujar Viva.
Viva menegaskan, sikap Zulhas tersebut telah terlihat sejak lama. Bahkan, sejak PAN berdiri pada tahun 1998.
"Tidak ada kepalsuan dalam bersikap. Itu murni dari hatinya. Sejak PAN berdiri tahun 1998, sikap Bang Zul tidak pernah berubah untuk selalu ringan tangan membantu dan menolong orang," ucap Wakil Menteri Transmigrasi ini.
Meski aksinya sempat dinilai sebagian pihak sebagai upaya mencari simpati, Viva menyatakan bahwa Zulhas tetap berterima kasih atas kritik dan masukan yang disampaikan.
"Bang Zul akan tetap bekerja serius untuk kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara, berapapun nilai yang diberikan oleh masyarakat," tegasnya.
Bagi Zulhas, kata dia, turun langsung membantu warga yang terkena bencana adalah pekerjaan yang mulia.
"Terjun membantu rakyat, berpeluh mengangkat karung, untuk rakyat yang terkena bencana banjir, adalah pekerjaan yang baik dan mulia," ungkapnya.
Viva menambahkan, yang tidak baik justru adalah pihak yang tidak pernah hadir membantu warga saat bencana, tetapi kemudian mendiskreditkan orang yang terjun langsung di lapangan.
"Yang tidak baik itu adalah orang yang tidak pernah menolong rakyat yang terkena bencana, dan mendiskreditkan orang yang menolong rakyat dengan dalih yang negatif," imbuh Viva.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kolase-zulhas-panggul-beras-dikomen-inul.jpg)