Kamis, 23 April 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Update Korban Bencana di Sumut, Sumbar, dan Aceh: 961 Jiwa Meninggal, 234 Hilang

BNPB melaporkan, total ada 961 orang meninggal dunia di tiga provinsi hingga Senin (8/12/2025) siang pukul 14.30 WIB.

Tribun Jakarta/Dwi Putra Kesuma
BANJIR SUMATRA - Foto pantauan udara di Kecamatan Tuka, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, yang mengalami kerusakan cukup parah pasca dilanda banjir dan longsor, Kamis (4/12/2025). BNPB melaporkan, total ada 961 orang meninggal dunia di tiga provinsi hingga Senin (8/12/2025) siang pukul 14.30 WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Hingga Senin (8/12/2025) siang pukul 14.30 WIB, total ada 960 orang meninggal dunia di Sumbar, Sumut, dan Aceh.
  • Dari tiga provinsi tersebut, sebanyak 389 korban meninggal berada di Aceh, terbanyak dari wilayah lain.
  • Sementara itu, di Sumbar ada 234 jiwa dan 338 jiwa di Sumut.

 

TRIBUNNEWS.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis perkembangan terbaru jumlah korban terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumatra. 

Paska banjir menerjang Sumatra, lebih dari 900 orang meninggal dunia, banyak bangunan rumah dan infrastruktur layanan pemerintah serta kesehatan rusak. Penanganan bencana pun kini masih diupayakan.

BNPB melaporkan, total ada 961 orang meninggal dunia akibat banjir tiga provinsi hingga Senin (8/12/2025) siang pukul 14.30 WIB.

Dikutip dari data Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, bnpb.go.id, sebanyak 234 orang masih dalam pencarian. 

Sementara itu, korban yang mengalami luka-luka ada 5 ribu orang. 

Dengan rincian, jumlah meninggal di Aceh sebanyak 389 orang, 62 jiwa hilang, dan 4,3 ribu mengalami luka-luka. 

Di Aceh, jumlah meninggal terbanyak berada di Aceh Utara sebanyak 138 orang. 

Kemudian, korban yang meninggal akibat banjir di Sumbar, sebanyak 234 jiwa, 95 orang hilang, dan 112 orang terluka. Korban meninggal terbanyak berada di wilayah Agam, yakni 179 orang. 

Di Sumatra Utara, jumlah korban meninggal sebanyak 338 jiwa, orang hilang ada 77 orang, dan korban terluka 650 orang.

Adapun jumlah korban meninggal terbanyak di provinsi tersebut, berada di Tapanuli Tengah, sebanyak 110 jiwa.

Baca juga: 6 Janji Prabowo kepada Korban Banjir Sumatera: Kirim Dokter hingga Rp 60 Juta untuk Perbaiki Rumah

Wilayah yang Masih Terisolasi

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan daerah mana saja di Sumatra yang masih terisolasi akibat bencana banjir dan tanah longsor.

Ada dua kabupaten di Aceh yang terdampak cukup berat, yakni Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Hal tersebut, disampaikan Suharyanto dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto dengan kementerian/lembaga pada Minggu (7/12/2025) malam.

"Kemudian kami laporkan per provinsi. Yang pertama untuk Aceh, kami laporkan untuk yang terisolir, daerah yang masih cukup berat, ada dua kabupaten di Aceh ini, adalah Bener Meriah dan Aceh Tengah, Bapak Presiden," kata Suharyanto di Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved