Kamis, 21 Mei 2026

9 Desember Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia 2025, Ini Sejarah dan Quotes Harkodia 2025

Tiap tanggal 9 Desember diperingati sebagai Hari Anti Korupsi Sedunia, simak sejarah dan kumpulan quotes-nya tahun 2025 berikut ini.

Tayang:
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI KPK - Uang hasil rampasan korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (20/11/2025). Berikut penjelasan mengenai Hari Anti Korupsi Sedunia yang diperingati tiap tanggal 9 Desember. 

TRIBUNNEWS.COM - Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkodia) diperingati setiap satu tahun sekali pada 9 Desember.

Peringatan Hari Anti Korupsi diperingati karena mengingat korupsi sendiri merupakan fenomena sosial, politik, dan ekonomi yang kompleks.

Permasalahan korupsi sering mengganggu kesejahteraan dan mempengaruhi semua unsur di suatu tempat.

Korupsi sendiri dimaknai sebagai kejahatan luar biasa yang dihadapi oleh setiap bangsa dan negara yang merugikan banyak pihak, serta membahayakan pembangunan social dan ekonomi. 

Maka untuk memberantas korupsi, diadakanlah peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia.

Baca juga: Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Menteri LHK Tekankan Perubahan dalam Reformasi Birokrasi

Kumpulan Quotes Hari Anti Korupsi Sedunia 2025:

  • “Korupsi dimulai dari kebiasaan kecil memanipulasi; kejujuran dimulai dari keberanian menghentikannya.”
  • “Negeri yang kuat lahir dari pemimpin yang jujur, bukan dari mereka yang tamak.”
  • “Korupsi merusak masa depan; integritas membangunnya kembali.”
  • “Bangsa bebas korupsi dimulai dari satu langkah: jujur pada diri sendiri.”
  • “Koruptor mencuri uang negara, tapi juga mencuri harapan rakyat.”
  • “Integritas adalah benteng terkuat melawan korupsi.”
  • “Di mana korupsi tumbuh, keadilan layu.”
  • “Melawan korupsi bukan pilihan, tapi kewajiban moral.”
  • “Kejujuran mungkin tidak membuatmu kaya, tapi membuat bangsa bermartabat.”
  • “Korupsi adalah penyakit; transparansi adalah obatnya.”
  • “Negara maju lahir dari budaya antikorupsi, bukan sekadar hukuman berat.”
  • “Korupsi menghancurkan kepercayaan—dan kepercayaan adalah harga yang tak ternilai.”
  • “Setiap rupiah yang dikorupsi adalah mimpi rakyat yang dirampas.”
  • “Berani jujur, berarti berani melawan korupsi.”
  • “Korupsi tumbuh ketika integritas hilang dari hati pemimpin.”
  • “Perubahan besar sering dimulai dari keberanian kecil untuk berkata: ‘Tidak’.”
  • “Melawan korupsi berarti memperjuangkan masa depan generasi mendatang.”
  • “Keadilan tidak bisa tumbuh di tanah yang dipenuhi praktik korupsi.”

Baca juga: Tanggal 6 Desember 2025 Memperingati Hari Apa? Ada 3 Peringatan 

  • “Bangsa besar adalah bangsa yang menolak korupsi sekecil apa pun.”
  • “Korupsi memperlambat pembangunan; kejujuran mempercepat kemajuan.”
  • “Jadilah bagian dari solusi, bukan bagian dari konspirasi.”
  • “Hidup sederhana lebih terhormat daripada kaya dengan cara haram.”
  • “Integritas tidak diwariskan; ia dipilih dan diperjuangkan.”
  • “Hari Anti Korupsi adalah pengingat bahwa bangsa ini harus terus bersih.”
  • “Korupsi dimulai dari peluang, tetapi dihentikan oleh moral.”
  • “Kejujuran menjadikan pejabat mulia, bukan jabatan.”
  • “Korupsi adalah musuh bersama; persatuan adalah senjata utama.”
  • “Bangsa kuat adalah bangsa yang tidak kompromi terhadap korupsi.”
  • “Korupsi merugikan semua orang, tapi integritas menguntungkan semua pihak.”
  • “Membangun negeri adalah kewajiban; merusaknya dengan korupsi adalah pengkhianatan.”
  • “Pilih jujur meski sulit, daripada korupsi meski tampak mudah.”
  • “Negara bebas korupsi dimulai dari budaya anti suap di kehidupan sehari-hari.”
  • “Korupsi bukan budaya; ia adalah kejahatan yang harus dihentikan.”
  • “Integritas adalah sifat orang kuat; korupsi adalah perilaku orang lemah.”
  • “Cegah korupsi hari ini, selamatkan masa depan bangsa esok hari.”
  • “Satu tindakan jujur dapat menginspirasi ribuan orang melawan korupsi.”
  • “Korupsi menghancurkan hak rakyat atas pendidikan, kesehatan, dan masa depan.”
  • “Bersih dari korupsi adalah syarat utama menjadi negara maju.”
  • “Korupsi kecil adalah awal dari kejahatan besar.”
  • “Pemimpin sejati dibuktikan oleh integritas, bukan oleh kekuasaan.”
  • “Satu rupiah yang dijaga adalah satu kepercayaan rakyat yang dipertahankan.”
  • “Korupsi tidak hanya mencuri uang negara, tapi juga martabat bangsa.”
  • “Transparansi membuka jalan untuk keadilan.”
  • “Jadilah contoh, bukan pelaku.”
  • “Korupsi adalah perbuatan melawan nurani.”
  • “Bangsa ini membutuhkan lebih banyak keberanian untuk jujur.”
  • “Korupsi dihentikan oleh karakter, bukan hanya aturan.”
  • “Integritas adalah pilihan sehari-hari.”
  • “Korupsi adalah luka yang hanya bisa disembuhkan oleh kejujuran.”
  • “Hari Anti Korupsi Sedunia 2025: Saatnya bergerak, bukan sekadar mengingat.”

Baca juga: Tanggal 7 Desember 2025 Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Peringatannya

Sejarah Hari Anti Korupsi Sedunia

Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang diperingati pada 9 Desember.

Mengutip dari djkn.kemenkeu.go.id, peringatan ini dilatarbelakangi oleh munculnya kesadaran untuk mengakhiri dampak buruk korupsi dan untuk menumbuhkan kesadaran publik terkait bahaya laten korupsi.

Peringatan Hakordia ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

PBB telah menyatukan pandangan negara-negara bahwa korupsi merupakan musuh bersama karena dampak buruk yang ditimbulkannya dan merupakan bentuk komitmen dunia dalam melawan korupsi, serta untuk meningkatkan kesadaran dan peran Konvensi dalam memberantas dan mencegahnya.

Perayaan ini menyoroti tentang pentingnya hubungan anti korupsi, perdamaian, keamanan dan pembangunan di suatu wilayah.

Karena korupsi ini telah menjadi konflik yang krusial maka perlu diadakan tindakan untuk memerangi kejahatan korupsi ini.

Melalui Hakordia, negara-negara ingin menunjukkan peran dan tanggung jawabnya dalam upaya pemberantasan korupsi yang telah menjadi kejahatan yang luar biasa, sekaligus untuk memperluas keterlibatan masyarakat dalam mengimplementasikan nilai dan melakukan pemberantasan korupsi.

Penetapan Hari Anti Korupsi dimulai saat Majelis PBB menyadari dampak kerugian korupsi, sehingga dipandang perlu merumuskan instrumen hukum internasional terkait pemberantasan antikorupsi di tingkat global agar lebih efektif.

Pada 30 Oktober 2003, Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan menyampaikan secara terang-terangan betapa besarnya dampak negatif dari praktik korupsi untuk masyarakat miskin.

Lalu digelarlah Konvensi PBB untuk menentang korupsi (United Nations Convention Against Corruption/ UNCAC) pada 31 Oktober 2003.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved