Minggu, 10 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Seskab Dampingi Prabowo Tinjau Pengungsian Aceh hingga Buka Ratas Penanganan Bencana Sumatera

Seskab dampingi Presiden Prabowo di Aceh: tinjau jembatan darurat, dapur umum pengungsi, hingga buka rapat terbatas penanganan bencana Sumatera.

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Instagram
RAPAT BENCANA BANJIR - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas khusus di Pos Pendamping Nasional Penanganan Bencana Alam Aceh di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Minggu (7/12/2025). Rapat dibuka Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. 
Ringkasan Berita:
  • Presiden dan Seskab meninjau dapur umum pengungsi, ikut mencicipi makanan warga terdampak.
  • Jembatan darurat Bailey di Bireun diperiksa langsung, kerangka baja dicek di bibir sungai.
  • Rapat terbatas di Banda Aceh, 10 menteri hadir bahas pemulihan bencana lintas provinsi.

TRIBUNNEWS.COM, ACEH – Banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November 2025 menimbulkan korban besar. Bencana ekonologi di tiga provinsi di Pulau Suamtera ini mengkibatkan hampir  seribu warga meninggal dunia, ribuan orang luka, dan lebih dari sejuta mengungsi.

Sebagai respons atas situasi tersebut, Presiden Prabowo Subianto bersama Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya meninjau langsung lokasi terdampak di Aceh.

Mereka mengecek pembangunan jembatan darurat Bailey—jembatan baja rakitan sementara—di Sungai Teupin Mane, Bireun, serta meninjau pondasi di bibir sungai. Seskab juga mendampingi Presiden ke lokasi pengungsian di Bireun, Aceh.

Di sana, keduanya meninjau dapur umum dan berinteraksi dengan warga, bahkan ikut mencicipi makanan yang disiapkan bagi pengungsi.

Tidak hanya itu, pada Minggu malam, 7 Desember 2025, Seskab membuka rapat terbatas penanganan bencana di posko terpadu Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.

Dalam laporannya kepada Presiden, Teddy menyebut rapat dihadiri oleh 10 menteri.

Pantauan Tribunnews di lokasi menunjukkan mereka yang hadir antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Pekerjaan Umum Doddy Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait, serta Menko PMK Pratikno.

“Izin bapak presiden dengan hormat dilaporkan pada malam hari ini, 7 Desember 2025, di posko bencana Banda Aceh telah hadir 10 menteri kabinet merah putih yang langsung terkait penanganan dan pemulihan bencana,” kata Teddy.

Selain itu hadir juga Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI beserta jajaran kepala staf angkatan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta gubernur, pangdam, dan kapolda dari tiga provinsi terdampak. Sebagian pejabat mengikuti rapat melalui konferensi video dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Baca juga: Ini Daftar 8 Perusahaan yang Diperiksa KLH Imbas Banjir Longsor Sumatera

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Senin, 8 Desember 2025, sebanyak 961 orang meninggal dunia, 235 orang hilang, lebih dari 5.000 warga terluka, serta 1.057.482 jiwa mengungsi.

Kerusakan fisik juga masif, dengan 156.500 rumah rusak, 1.200 fasilitas umum hancur, dan 435 jembatan putus di 52 kabupaten/kota. Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Abdul Muhari menjelaskan jumlah pengungsi terus meningkat. 

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Abdul Muhari menjelaskan jumlah pengungsi terus meningkat.

“Kemarin jumlah total pengungsi yang kita laporkan 975.039 jiwa, per hari ini ada tambahan dari Aceh Timur dan Bener Meriah sehingga totalnya menjadi 1.057.482 jiwa,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers, Senin (8/12/2025). 

Ia menegaskan posko utama terus berupaya mengoptimalkan distribusi logistik agar kebutuhan dasar pengungsi dapat terpenuhi.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved