Kamis, 23 April 2026

PBNU dan Dinamika Organisasinya

Daftar Petinggi PBNU dari Kelompok Kramat Kubu Gus Yahya

Daftar petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kubu Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, termasuk KH A Muadz Thohir.

Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
KONFLIK PBNU - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya memberi respon soal rapat pleno yang digelar oleh jajaran Syuriyah PBNU di Jakarta pada Selasa (9/12/2025). Daftar petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kubu Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, termasuk KH A Muadz Thohir. 

Ringkasan Berita:
  • Polemik di tubuh internal PBNU melahirkan dua pihak, yakni PBNU Kelompok Sultan pihak Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Kelompok Kramat pihak Yahya Cholil Staquf.
  • Masing-masing, memiliki jajaran pengurus baik dari unsur Syuriyah maupun Tanfidziyah.  
  • Dalam Rapat Pleno PBNU Kelompok Sultan, menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum.

TRIBUNNEWS.COM - Daftar petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kubu Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya

Dinamika yang terjadi di internal tubuh PBNU kini melahirkan dua pihak, yakni PBNU Kelompok Sultan dan Kramat. 

Istilah Kelompok Sultan merujuk pada nama hotel tempat berlangsungnya Rapat Pleno pihak Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar (Kiai Miftach), pada 9-10 Desember 2025, yakni di Hotel Sultan, Jakarta.

Dalam Rapat Pleno tersebut, memutuskan menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum, setelah Gus Yahya dinyatakan berhenti sebagai Ketua Umum PBNU per 26 November 2025.

Sementara itu, Kelompok Kramat merujuk pada nama jalan letak Kantor PBNU, yakni Jalan Kramat Raya, Kenari, Senen, Jakarta.

Lokasi tersebut, merupakan tempat berlangsungnya Rapat Pleno pihak Gus Yahya yang akan berlangsung pada 11 Desember 2025.

Pada kedua kelompok tersebut, memiliki jajaran pengurus baik dari unsur Syuriyah maupun Tanfidziyah. 

Syuriyah adalah pimpinan tertinggi Nahdlatul Ulama. Jabatan di dalam pengurus harian syuriyah ini, terdiri dari rais ‘aam, wakil rais ‘aam, beberapa rais, katib ‘aam, dan katib.

Pada Pasal 18 Anggaran Dasar Nahdlatul Ulama menjelaskan, syuriyah bertugas dan berwenang membina dan mengawasi pelaksanaan keputusan-keputusan organisasi sesuai tingkatannya.

Kemudian, tanfidziyah adalah pelaksana. Dalam strukturnya terdiri dari ketua umum, wakil ketua umum, sekretaris jenderal, beberapa wakil sekretaris jenderal, bendahara umum, dan beberapa bendahara.

Adapun tugas dan wewenang tanfidziyah, yakni menjalankan pelaksanaan keputusan-keputusan organisasi sesuai tingkatannya.

Baca juga: Daftar Petinggi NU dari Kelompok Sultan yang Tetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketua Umum PBNU

Daftar Petinggi NU dari Kelompok Kramat

Informasi yang diterima Tribunnews, Pengurus PBNU kubu Yahya Cholil Staquf juga terdiri dari jajaran Syuriyah dan Tanfidziah. 

Jajaran Syuriyah pada kelompok Kramat:

KH A Muadz Thohir, KH Akhmad Said Asrori, KH Nurul Yaqin Ishaq, dan KH Aunullah A'la Habib.

Jajaran Tanfidziyah di kelompok Kramat:

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved