Banjir Bandang di Sumatera
Bareskrim Ungkap 7 Jenis Kayu Gelondongan Banjir Sumatra: Ada Sengon hingga Durian
Bareskrim Polri mengungkap tujuh jenis kayu gelondongan yang terbawa arus saat banjir bandang terjadi di Sumut dan Sumbar.
Ringkasan Berita:
- Bareskrim Polri mengungkap ada tujuh jenis kayu gelondongan yang terbawa arus saat banjir bandang melanda Sumut dan Sumbar.
- Adapun hal tersebut diketahui berdasarkan pengambilan 40 sampel di beberapa lokasi DAS dan pantai.
- Di sisi lain, khusus untuk penemuan kayu gelondongan di Kabupaten Tapsel, Bareskrim Polri telah menaikkan status kasunya menjadi penyidikan.
- Namun, polisi belum menetapkan tersangka karena masih perlunya alat bukti tambahan.
TRIBUNNEWS.COM - Bareskrim Polri mengungkap jenis kayu gelondongan yang terbawa arus saat banjir bandang melanda Sumatra Barat (Sumbar) dan Sumatra Utara (Sumut) pada 26 November 2025 lalu.
Penyidik dari Subdit III Tipidter Bareskrim Polri mengatakan hal tersebut diketahui setelah pengambilan 40 sampel kayu gelondongan.
Adapun sampel tersebut diambil dari empat daerah aliran sungai (DAS) yakni DAS Kandis, DAS Air Dingin, DAS Kuranji, dan DAS Arau.
Selain dari DAS, sampel kayu gelondongan juga diambil dari beberapa pantai.
"Pengujian dan pengukuran oleh ahli terhadap empat DAS baik itu DAS Kuranji, DAS Air Dingin, Arau, dan Kandis. Kami ambil 40 sampel baik di Pantai Parkit yang memang banyak tumpukan kayu yang viral."
"Dan beberapa aliran DAS yang ada di Batu Busuk, di Lubuk Minturun," katanya pada Rabu (10/12/2025), dikutip dari YouTube Kompas TV.
Baca juga: Imbas Banjir-Longsor, Kementerian Kehutanan Hentikan Pemanfaatan dan Pengangkutan Kayu di Sumatera
Dari sampel tersebut, penyidik mengatakan ada tujuh jenis kayu gelondongan yang teridentifikasi yaitu meranti kuning, pulai, durian, sengon, nyawai, ketapang, dan pisang-pisang.
"Jadi dari hasil uji dan pengukuran, ditemukan tujuh jenis pohon yang ditemukan di pinggir pantai atau di pinggir sungai," tuturnya.
Penyidik mengatakan kayu tersebut merupakan pohon yang berasal dari hulu DAS.
Bareskrim Polri turut mengungkap kayu gelondongan yang terbawa banjir bandang di Sumatra Utara (Sumut).
Adapun sampel yang diambil berasal dari kayu gelondongan yang berada di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).
Dari hasil pengujian yang dilakukan penyidik dengan ahli, kayu gelondongan itu diduga berasal dari pohon karet dan durian.
"Penyidik dengan ahli menemukan dugaan pohon kayu karet dan durian," tuturnya.
Selain penemuan kayu, penyidik turut mengamankan dua eskavator dan satu buldozer di lapangan.
Dua alat bukti ini akan diselidiki terkait sosok operator dan yang memerintahkan melakukan penebangan kayu tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kayu-gelondongan-di-padang.jpg)