Profil dan Sosok
Profil Sultan Najamudin, Ketua DPD Sebut Harga Diri Bangsa Tinggi dan Belum Butuh Bantuan Asing
Ketua DPD RI Sultan Najamudin singgung harga diri bangsa soal keputusan pemerintah belum mau terima bantuan asing untuk bencana Sumatra
Pada rapat paripurna pemilihan pimpinan DPD RI yang digelar 1-2 Oktober 2024, Sultan resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD RI periode 2024-2029, menggantikan La Nyalla Mattalitti.
Setelah menduduki posisi Ketua DPD RI, Sultan mendapat penghargaan Bintang Republik Indonesia Utama dari Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025).
Tanda kehormatan itu diberikan atas jasa luar biasa Sultan dalam bidang politik dan kepemudaan, khususnya melalui advokasi pemberdayaan pemuda, penguatan ekonomi daerah, serta kontribusinya di lembaga legislatif yang mendorong partisipasi generasi muda dan memperkuat pembangunan daerah.
Karir Sultan di dunia politik dimulai ketika ia maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPD RI dari Dapil Bengkulu pada 2009.
Saat itu, ia terpilih dan ditunjuk menjadi Ketua Hubungan Antar-Lembaga di DPD RI.
Namun, tak lama setelahnya ia mengundurkan diri karena terpilih menjadi Wakil Gubernur Bengkulu untuk sisa masa bakti 2010-2015.
Pada 2015, Sultan maju sebagai calon gubernur Bengkulu dan berpasangan dengan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Mujiono.
Namun, keduanya gagal terpilih, setelah pasangan Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah yang memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub).
Empat tahun kemudian, alias pada 2019, Sultan kembali mencalonkan diri sebagai caleg DPD RI dari Provinsi Bengkulu dan berhasil melenggang ke Senayan dengan perolehan 191.499 suara.
Pada periode 2019-2024 ini, ia menduduki jabatan Wakil Ketua III DPD RI.
Sebelum terjun ke dunia politik, Sultan Najamudin adalah pengusaha yang memulai usahanya dari nol.
Dia pernah membangun usaha servis AC keliling hingga berkembang membentuk perusahaan sendiri.
Selain itu, pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bengkulu ini tercatat sebagai pengusaha di bidang penjualan senjata, bahan peledak, dan tabung gas skala nasional, yakni menjadi komisaris ASA karya Group.
Sultan juga pernah menjadi pimpinan perusahaan Majalah EKBIS dan CEO Majalah HealthNews.
(Tribunnews.com/Rizki A.)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sultan-Najamudin-di-Kompleks-Parlemen-32.jpg)