Jumat, 24 April 2026

Farida Farichah, Dari Aktivis Desa hingga Wakil Menteri Koperasi

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mengungkapkan rasa terkejutnya saat ditunjuk Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi jabatan wakil menteri.

TRIBUNNEWS/IMANUEL NICOLAS MANAFE
WAWANCARA KHUSUS - Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah diwawancarai secara khusus oleh Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra di Studio Tribunnews, Jakarta, Rabu (3/12/2025). Farida menjelaskan awal mula dirinya diminta Presiden Prabowo untuk menjadi Wakil Menteri Koperasi. Farida menjelaskan awal mula dirinya diminta Presiden Prabowo untuk menjadi Wakil Menteri Koperasi. Selain itu dia menjabarkan program pemerintah menghidupkan kembali di daerah, terutama desa-desa lewat Koperasi Desa Merah Putih. 

Tanya: Dinas koperasi setempat, dengan kurikulum yang disediakan?

Jawab: Yang kita rumuskan dari kementerian, serta dengan dana dekon. Dana dekon itu dana pusat gitu, tapi teknisnya teman-teman yang ada di dinas kabupaten kota, ya. Kita siapkan juga pendampingnya.

Tanya: Disiapkan juga pendamping?

Jawab: Pendampingnya ini ada pendamping namanya PMO, apa itu? Project Management Officer, itu pendamping KDKMP yang kita tempatkan, kita tugaskan di dinas-dinas kooperasi kabupaten kota dan provinsi, masing-masing 2 orang.

Tanya: Siapa ini orang-orang ini? Ini yang merekrut kami?

Jawab: Dari kementerian koperasi.

Tanya: Oh, direkrut?

Jawab: Kalau PMO itu hanya membutuhkan 1.104, tapi yang mendaftar hampir 475 ribu. Jadi dibuka secara umum. Kita pakai pihak ketiga untuk menjaga profesionalitas. Jadi mereka-mereka ini orang masyarakat kebanyakan, mengikuti seleksi dengan syarat-syarat tertentu yang sudah ditentukan.

Tanya: Nah, bedanya PMO sama Business Assistant ini apa?

Jawab: Kalau PMO ini menguatkan dinas-dinas kooperasi. Dinas koperasi itu kan, kalau ada di kabupaten kota itu kan dia tidak hanya masih dinas koperasi. Ada yang jadi dinas koperasi perindustrian perdagangan.

Tanya: Masing-masing daerah ?

Jawab: Masing-masing daerah beda. Ada yang dinas koperasi pertamanan, bahkan ada yang dinas koperasi pemakaman. Kita mengutus, memfasilitasi adanya 2 orang khusus ini agar menguatkan, mendampingi, fokus untuk KDKMP ini, gitu kira-kira. Tambahan kekuatan lah kira-kira.

Tanya: Business Assistant ini 1 orang menangani 10?

Jawab: Betul, 10 koperasi.

Tanya: Nah, itu setelah tahapan itu kelar, apa lagi?

Jawab: Pendampingnya kita latih selama 7 hari, dan termasuk tugasnya dia apa saja dan lain sebagainya. Terus kemudian pengurusnya kita latih, sampai pengawasnya. Ada juga kita ada namanya program magang.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved