Selasa, 14 April 2026

Tanggal 12 Desember Diperingati sebagai Hari Bhakti Transmigrasi, Berikut Sejarah dan Ucapannya

Hari Bhakti Transmigrasi diperingati tiap tanggal 12 Desember, simak sejarah dan kumpulan ucapan untuk memperingati hari Bhakti Transmigrasi 2025.

Warta Kota/Yulianto
KALENDER - Foto seseorang sedang melihat kalender, Jakarta Pusat, Jumat (8/12/2023). Berikut penjelasan mengenai hari peringatan Bhakti Transmigrasi tanggal 12 Desember. 

TRIBUNNEWS.COM - Tiap tanggal memiliki momen peringatan bersejarah tertentu, salah satunya pada tanggal 12 Desember

Tanggal 12 Desember diperingati sebagai Hari Bhakti Transmigrasi.

Mengutip dari pa-tulungagung.go.id, Hari Bhakti Transmigrasi adalah momen untuk menghargai upaya program transmigrasi dan pembangunan dan persatuan nasional.

Peringatan Hari Bhakti Transmigrasi menjadi momen refleksi dan apresiasi terhadap kontribusi transmigrasi dalam membangun kesatuan dan kemajuan bangsa. 

Besok Jumat, 12 Desember 2025 menjadi momen perayaan Hari Bhakti Transmigrasi yang ke-75 tahun.

Baca juga: Tanggal 11 Desember 2025 Memperingati Hari Apa? Ada 3 Peringatan Penting

Sejarah Hari Bhakti Transmigrasi

Hari Bhakti Transmigrasi diperingati setiap tanggal 12 Desember setiap tahunnya. Peringatan ini dimulai pada tahun 1950.

Transmigrasi sendiri diartikan sebagai sebuah program yang dibuat pemerintah Indonesia untuk memindahkan penduduk dari suatu daerah yang padat penduduk ke daerah lain di wilayah Indonesia.

Adanya transmigrasi telah berperan penting dalam membangun daerah-daerah baru.

Gagasan tentang transmigrasi sebenarnya telah muncul jauh sebelum kemerdekaan. 

Di tahun 1927, Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, memperkenalkan konsep perpindahan penduduk antarpulau melalui tulisannya di Harian Soeloeh Indonesia.

Namun, program ini baru diwujudkan setelah Indonesia merdeka.

Pada pelaksanaan pertamanya, pemerintah memindahkan 23 KK asal Pulau Jawa ke Lampung dan 2 KK ke Lubuk Linggau.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi kepadatan penduduk di Jawa sekaligus membuka pusat-pusat pertumbuhan baru di luar pulau tersebut.

Program transmigrasi mencapai puncak perkembangannya pada era Orde Baru. Kebijakan ini dijadikan instrumen utama dalam pengelolaan demografi dan pemerataan pembangunan.

Terdapat beberapa wilayah seperti Sumatra, Kalimantan, dan Papua menjadi tujuan utama karena memiliki lahan luas dan potensi sumber daya alam yang besar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved