Banjir Bandang di Sumatera
Banjir Sumatra, CELIOS Soroti Pemerintah yang Belum Mau Terima Bantuan Asing: Bentuk Arogansi
Direktur Kebijakan Publik CELIOS Media Wahyudi Askar menyebut, sikap pemerintah yang belum mau terima bantuan asing adalah bentuk arogansi.
Media lantas menanggapi pernyataan pemerintah terkait belum dibukanya pintu masuk bantuan dari negara lain maupun lembaga internasional.
Pemerintah sebenarnya mengakui, ada beberapa negara yang sudah siap membantu, tetapi masih bersikeras untuk menangani bencana Sumatra dengan kemampuan sendiri.
Menurut Media, sikap pemerintah yang belum bersedia menerima bantuan asing tersebut termasuk bentuk arogansi, atau sikap sombong atau angkuh yang seolah tidak memerlukan orang lain.
"[Sikap pemerintah ini] mungkin arogansi ya," tutur Media.
Media juga mengaku memiliki kecurigaan, bahwa pemerintah takut bobrok kerusakan lingkungan atau deforestasi di Indonesia diketahui dunia internasional jika membuka keran untuk masuknya bantuan asing.
"Saya enggak tahu, lagi-lagi ini hanya suuzan (prasangka buruk) saya sebagai masyarakat awam, ini ada deforestasi, kemudian ada asing masuk, kemudian bobrok kita akan dicium oleh dunia internasional," jelasnya.
Media lalu meminta pemerintah untuk lebih mementingkan kepentingan masyarakat terdampak bencana, dan seharusnya tak perlu memikirkan pencitraan di mata internasional.
"Kalaupun [kekhawatiran ketahuan dunia internasional] jadi pertimbangan, please, hilangkan pertimbangan itu," tegas Media.
"Sekarang yang harus dilakukan adalah masyarakat butuh uang, masyarakat butuh logistik, masyarakat butuh membangun kembali masa depannya."
"Jadi, pemerintah anggarkan sebanyak mungkin, buka saja bantuan internasional."
"Apa masalahnya, kalau bantuan internasional dilarang? Kan logikanya enggak bisa diterima oleh akal sehat. Karena solidaritas saya kira hari ini tuh sudah lintas batas."
Deretan Pernyataan Pemerintah Soal Belum Bersedia Menerima Bantuan Asing
1. Presiden RI Prabowo Subianto
Indonesia belum secara resmi mengizinkan masuknya negara lain atau lembaga internasional untuk memberikan bantuan kepada korban banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Lantas, Presiden RI Prabowo Subianto sempat menyatakan rasa syukur bisa menangani bencana banjir Sumatra tanpa bantuan dari pihak luar negeri.
Prabowo menyebut, banjir dan longsor ini adalah musibah sekaligus ujian bagi bangsa Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Rumah-hancur-kebanjiran-OK.jpg)