Jumat, 15 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Banjir Sumatra, CELIOS Soroti Pemerintah yang Belum Mau Terima Bantuan Asing: Bentuk Arogansi

Direktur Kebijakan Publik CELIOS Media Wahyudi Askar menyebut, sikap pemerintah yang belum mau terima bantuan asing adalah bentuk arogansi.

Tayang:
Tribunnews.com/dok.
BANJIR BANDANG SUMATRA - Dalam foto: Rumah dan pagar rumah sekolah serta bangunan lainnya di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Aceh porak-poranda pasca diterjang banjir. Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Media Wahyudi Askar, menanggapi soal belum dibukanya keran bantuan asing yang resmi oleh pemerintah dalam penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra. 

Ia mengklaim, Indonesia adalah bangsa yang kuat karena menangani bencana dengan kemampuan sendiri.

“Bencana ini sekali lagi musibah tapi di sisi lain menguji kita, menguji kita. Alhamdulillah kita kuat, kita mengatasi masalah mengatasi masalah dengan (kekuatan) kita sendiri,” kata Prabowo saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Prabowo pun menjelaskan soal upaya keras dan sungguh-sungguh pemerintah  pusat mengatasi situasi pasca-bencana di Sumatra.

“Bagaimana repotnya kita mengantar BBM ke daerah-daerah bencana. Jembatan putus, BBM harus kita naikkan pesawat, sebagian lewat kapal,” tambahnya.

2. Menlu RI Sugiono

Menteri Luar Negeri RI (Menlu) Sugiono menyatakan Indonesia belum membuka pintu bagi negara asing yang hendak membantu penanganan bencana banjir di Sumatra.

“Saat ini kita belum membuka,” ujar Menlu Sugiono saat ditemui di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, pada Jumat (5/12/2025).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra juga ini mengatakan Indonesia baru akan meminta bantuan kepada negara asing jika dirasa perlu.

“(Masih ditutup) sampai kita merasa kita membutuhkan bantuan,” lanjutnya.

Ia meyakini bahwa Indonesia bisa menghadapi dan mengatasi bencana ini dengan upaya dari dalam negeri.

3. Ketua DPD RI Sultan Najamudin

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Sultan Najamudin memberi tanggapan mengenai isyarat atau sinyal dari Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang membutuhkan bantuan dari luar negeri.

Sultan pun menyinggung soal harga diri bangsa ketika membahas keputusan pemerintah belum menerima bantuan asing untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra

Ia menerangkan bahwa pemerintah masih sejalan dengan Prabowo untuk mengandalkan kemampuan dalam negeri terkait penanganan bencana di Sumatra.

Menurutnya, kemampuan dalam negeri tidak hanya soal pemenuhan logistik, tetapi juga menyangkut harga diri bangsa.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved