Program Makan Bergizi Gratis
2 Kecelakaan Mobil MBG: di Jakarta Tabrak Pelajar SD, di Pekalongan Mobil Terbalik
Di Pekalongan, mobil MBG yang dikendarai pria lanjut usia dan tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) mengalami kecelakaan.
Posyandu Pakisputih (104 porsi kecil, 126 porsi besar, 2 sampel)
TK Pertiwi Langkap (47 porsi kecil, 2 sampel)
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi perhatian serius.
Baca juga: Hasil Tes Urine Sopir Mobil MBG yang Tabrak Siswa SD di Cilincing Jakut, Akui Sempat Begadang
"Kejadian ini untuk evaluasi kita. Segera kami koordinasikan dengan Korwil BGN untuk penertiban di tiap SPPG agar mematuhi setiap SOP yang ada," tegasnya.
Pihaknya memastikan, langkah evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah kejadian serupa, serta menjamin kelancaran layanan MBG ke depan, terutama bagi anak-anak dan warga penerima manfaat.
Sopir Tidak Punya SIM
Sopir mobil MBG tersebut adalah Rusdi (63). Dia mengendarai mobil Suzuki Pickup Box milik SPPG Pakisputih.
Selain akibat sopir kehilangan kendali, pemeriksaan awal menunjukkan bahwa umur pengemudi tidak sesuai dengan aturan yang berlaku di SPPG, ditambah status SIM yang telah kedaluwarsa.
Hal tersebut diungkapkan Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Ronny Hidayat usai mengecek kondisi mobil MBG.
"SIM yang dimiliki juga tidak sah karena sudah kedaluwarsa sejak Agustus, dan umur supir yang tidak sesuai aturan. Jadi yang bersangkutan, belum dapat menunjukkan legalitas persyaratan mengemudi," kata AKP Ronny kepada Tribunjateng.com.
Baca juga: Polisi Pastikan Mobil MBG yang Tabrak Siswa di Cilincing Laik Jalan: Murni Kelalaian Sopir
Mobil tersebut terbalik setelah menabrak pagar rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kecelakaan berawal saat pengemudi membelokkan kendaraan ke kanan begitu melewati sebuah perempatan.
Namun, pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan mobil, hingga membanting setir ke kiri dan menabrak pagar rumah warga sebelum terguling.
"Pengemudi kurang hati-hati dalam mengendalikan kendaraan. Setelah belok kanan, dia hilang kendali dan membanting kiri hingga menabrak pagar rumah warga dan terbalik," terang AKP Ronny.
Meski kendaraan rusak dan muatan terguling, distribusi MBG tetap dilanjutkan. Petugas, segera mengamankan dan memindahkan muatan ke lokasi tujuan agar suplai MBG untuk siswa tidak terhambat.
Terkait penanganan perkara, Satlantas Polres Pekalongan telah mengamankan kendaraan dan akan meminta keterangan pengemudi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mobil-SPPG-yang-terbalik-di-Pekalongan.jpg)