Kamis, 21 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Eks Mensos Risma: Hampir Semua Wilayah di Indonesia Tak Ada yang Lolos dari Bencana

Mantan Mensos Tri Rismaharini menyatakan hampir semua wilayah di Indonesia tak ada yang lolos dari bencana. 

Tayang:
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Dewi Agustina
Tribunnews.com/Fersianus Waku
RISMA BANJIR SUMATERA - Mantan Menteri Sosial (Mensos) yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, saat memberikan sambutan dalam seminar bertajuk Mitigasi Bencana dan Pertolongan Korban yang digelar Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP di Jakarta International Equestrian Park, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025). Risma mengatakan menyatakan hampir semua wilayah di Indonesia tak ada yang lolos dari bencana.  

Ringkasan Berita:
  • Tri Rismaharini menyatakan hampir semua wilayah di Indonesia tak ada yang lolos dari bencana.
  • Risma mengaku saat masih menjabat Mensos, ia mempelajari peta daerah rawan bencana yang dibuat BMKG.
  • Risma ingin memastikan meski berada di daerah rawan, masyarakat tetap memiliki peluang untuk selamat.


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Sosial (Mensos) yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, menyatakan hampir semua wilayah di Indonesia tak ada yang lolos dari bencana. 

Risma, sapaan karibnya, mengatakan saat masih menjabat Mensos, ia mempelajari peta daerah rawan bencana yang dibuat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

Baca juga: Banjir Sumatra, Feri Amsari: Prabowo Turun Langsung pun Tak Sembuhkan Total Luka Psikologi Warga

Ia kemudian menggabungkan peta tersebut dengan data dan peta yang dimiliki Kementerian Perhubungan terkait gunung berapi.

"Ternyata hampir semua wilayah kita di Indonesia ini tidak ada yang lolos dari bencana," kata Risma, saat memberikan sambutan dalam seminar bertajuk “Mitigasi Bencana dan Pertolongan Korban” yang digelar Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP di Jakarta International Equestrian Park, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025).

 

PEMULIHAN LISTRIK ACEH - Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Aceh, TNI, Polri, dan PLN bergerak bersama memastikan penanganan darurat berjalan efektif agar layanan kelistrikan untuk masyarakat terdampak dapat segera pulih.
PEMULIHAN LISTRIK ACEH - Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Aceh, TNI, Polri, dan PLN bergerak bersama memastikan penanganan darurat berjalan efektif agar layanan kelistrikan untuk masyarakat terdampak dapat segera pulih. (Dok. PLN)

 

Namun, Risma ingin memastikan meski berada di daerah rawan, masyarakat tetap memiliki peluang untuk selamat.

Ia mencontohkan Kabupaten Simeulue di Aceh yang berada di kawasan rawan gempa. 

Meski menjadi pusat gempa saat tsunami Aceh 2004, korban jiwa di daerah itu relatif sedikit karena masyarakat mengikuti kearifan lokal untuk segera berlari ke dataran tinggi ketika terjadi gempa.

"Nah tapi kenapa di Simeulue itu korbannya sedikit? Karena mereka punya kearifan lokal saat terjadi bencana, itu kemudian terjadi gempa. Mereka lari ke tempat tinggi. Sehingga saat tsunami Aceh, korban di Simeulue meskipun pusatnya sekecil di sana, itu korbannya sangat sedikit," ungkapnya. 

Risma lantas mengisahkan pengalamannya saat meninjau korban banjir dan longsor di Sumatera Barat beberapa waktu lalu. 

Ia bertemu dengan seorang tokoh tua yang mengaku sudah menyampaikan peringatan dini kepada warga setelah melihat tanda-tanda datangnya banjir bandang.

"Dan alhamdulillah di daerah itu, itu paling sedikit korbannya, meskipun kondisinya juga paling parah," lanjut Risma menjelaskan percakapannya dengan tokoh tua tersebut.

Pantauan Tribunnews.com, acara ini dihadiri Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning dan Wakil Bendahara Bidang Eksternal PDIP, Yuke Yurike.

Selain itu, perwakilan Basarnas (Badan SAR Nasional) dan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) hadir sebagai pembicara. 

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dijadwalkan mengisi sesi seminar pada siang hari.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved