Banjir Bandang di Sumatera
Pengamat: Prabowo Memang Tak Punya Tongkat Nabi Musa, tapi Dia Punya Kekuasaan Penuh
Prabowo sebelumnya menegaskan Indonesia masih mampu tangani bencana Sumatra saat sejumlah pimpinan negara sahabat menawarkan bantuan kepada Indonesia.
"Kemudian kalau tidak bencana nasional pemulihan infrastruktur hanya di daerah, semuanya sudah digerakkan ke sana, perlu waktu, makanya kita sama-sama gitu. Jembatan banyak putus, jalan banyak putus, berangsur-angsur disambung. Jembatan sudah langsung dibuktikan 1 minggu 7 sampai 10. Jadi itu yang kerja bukan satu dua orang, semua warga di situ kerja," jelas Teddy.
Teddy pun menegaskan, dalam situasi seperti ini semua pihak harus saling mendukung dan berkoordinasi satu sama lain agar semua bisa teratasi dengan baik.
"Apakah semuanya sudah dapat logistik? Apakah yang dilakukan sudah sempurna? Tentu belum. Makanya ayo kita sama-sama bahu membahu, saling dukung. Kalau niat bantu, ayo ikhlas, tulus. Kalau Anda ke sana ada di lokasi yang belum dapat logistik, sampaikan ke petugas, sampaikan ke TNI, Polri, Basarnas, BNPB, pasti langsung dikerjakan."
"Bisa Anda sampaikan ke bupati, semua bupati, kepala daerah, gubernur, bupati, wakil, walikota, wakil dan pegawainya, semua di sana bisa dijangkau, bisa dihubungi. Aparat-aparat di sana bekerja semua. Kalau ada yang kurang, Anda sampaikan, pasti langsung secepat mungkin gimana caranya itu nyampai," katanya.
(Tribunnews.com/Rifqah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-Subianto-di-agam-aa.jpg)