Sabtu, 9 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Daftar Kepala Daerah Tiadakan Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026, Empati pada Korban Banjir Sumatra

Sejumlah kepala daerah meniadakan pesta kembang api Tahun Baru 2026 sebagai bentuk empati terhadap korban banjir Sumatra.

Tayang:
Tribun Jakarta/Dwi Putra Kesuma
KERUSAKAN AKIBAT BENCANA - Foto pantauan udara di Kecamatan Tuka, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, yang mengalami kerusakan cukup parah pasca dilanda banjir dan longsor. Sejumlah kepala daerah meniadakan pesta kembang api Tahun Baru 2026 sebagai bentuk empati terhadap korban banjir Sumatra. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.com - Sejumlah kepala daerah memutuskan untuk meniadakan pesta kembang api Tahun Baru 2026, di tengah bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tak akan menggelar pesta kembang api menyambut Tahun Baru 2026.

Langkah serupa juga diambil oleh kepala daerah lainnya, seperti Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Dirangkum Tribunnews.com, berikut ini daftar kepala daerah yang meniadakan pesta kembang api Tahun Baru 2026:

1. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung

Pramono Anung memastikan perayaan penyambutan Tahun Baru 2026 di ibu kota akan berlangsung sederhana.

Ia mengatakan tidak akan menggelar pesta kembang api sebagai bentuk empati terhadap daerah-daerah yang berduka akibat bencana, seperti Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Baca juga: 5 Fakta Aceh Minta Bantuan 2 Lembaga PBB: Bantahan Mualem, DPR Beda Sikap hingga Kata Mendagri

Sebagai gantinya, kata Pramono, Pemprov DKI aka menggelar pertunjukan drone.

"Saya segera memutuskan kembang api menurut saya juga enggak perlu ada. Jadi pakai drone saja cukup."

"Karena bagaimanapun Jakarta sebagai ibu kota negara kan akan dilihat negara-negara lain. Maka, saya akan meminta tim khusus untuk menyiakan itu," kata Pramono, Jumat (19/12/2025), dilansir TribunJakarta.com.

Sebagai bentuk empati terhadap wilayah yang terdampak bencana, Pramono menyebut Pemprov DKI akan menyiapkan lokasi khusus untuk kegiatan refleksi dan doa bersama.

Ia mengatakan Pemprov DKI tidak akan menggelar penyambutan Tahun Baru 2026 secara meriah.

"Pasti nanti akan ada tempat secara khusus untuk kita merenung dan berdoa, kontemplasi, terutama berkaitan dengan peristiwa yang terjadi di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara," tutur Pramono.

"Yang paling utama adalah enggak ada kemeriahan yang berlebihan yang bersifat apa, mewah-mewah, enggak. Saya enggak mau," tegasnya.

2. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

Dikutip dari unggahan akun Instagram Dinas Pendidikan Kota Surabaya, @dispendiksby, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memastikan Balai Kota tidak akan menggelar pesta kembang api Tahun Baru 2026.

Sebagai gantinya, kata Eri, Pemkot Surabaya akan melaksanakan doa bersama untuk korban bencana, khususnya wilayah Sumatra.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved