Selasa, 12 Mei 2026

Tanggal 26 Desember 2025 Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Peringatannya

Terdapat 3 peringatan penting pada tanggal 26 Desember 2025 yaitu Peringatan Tsunami Tahun 2004, Hari Relawan PMI, dan Boxing Day.

Tayang:
aceh.kemenag.go.id
KALENDER TANGGAL 26 DESEMBER - Tangkapan layar laman aceh.kemenag.go.id pada Jumat (26/12/2025). Terdapat 3 peringatan penting pada tanggal 26 Desember 2025 yaitu Peringatan Tsunami Tahun 2004, Hari Relawan PMI, dan Boxing Day. 

Hari Relawan PMI diperingati setiap 26 Desember sebagai bentuk penghormatan kepada para relawan Palang Merah Indonesia yang telah mendedikasikan tenaga, waktu, dan pengorbanan demi misi kemanusiaan.

Latar belakang utama penetapan hari ini tidak terlepas dari peristiwa tsunami yang melanda Aceh dan Sumatera Utara pada 26 Desember 2004. 

Pada saat itu, ribuan relawan PMI dari seluruh penjuru Indonesia terjun langsung ke medan bencana. Mereka melakukan berbagai tugas kemanusiaan, mulai dari evakuasi korban, pelayanan medis darurat, distribusi bantuan, hingga membantu proses pemulihan wilayah terdampak.

Dedikasi luar biasa para relawan di tengah situasi yang penuh risiko dan keterbatasan tersebut menjadi momentum kebangkitan semangat kesukarelawanan di Indonesia. 

Peran relawan PMI terbukti sangat vital dalam membantu masyarakat bangkit dari salah satu bencana terbesar dalam sejarah bangsa.

Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian tersebut, setahun setelah bencana, tepatnya pada 26 Desember 2005, Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), secara resmi menetapkan tanggal 26 Desember sebagai Hari Relawan PMI.

Penetapan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya dari negara atas jasa, keberanian, dan pengorbanan para relawan dalam menjalankan misi kemanusiaan, tidak hanya saat tsunami Aceh, tetapi juga dalam berbagai bencana dan aksi sosial lainnya di seluruh Indonesia.

3. Boxing Day

Boxing Day diperingati setiap 26 Desember, sehari setelah Hari Natal, terutama di negara-negara seperti Inggris Raya, Australia, Selandia Baru, dan Kanada, dikutip dari National Today.

Meski namanya mengandung kata boxing, peringatan ini sama sekali tidak berkaitan dengan olahraga tinju.

Boxing Day justru berakar dari tradisi sosial yang mencerminkan hubungan antara kelas atas dan pekerja pada masa lalu.

Pada masa Inggris abad ke-18 hingga ke-19, perayaan Natal identik dengan kemewahan kaum bangsawan. 

Jamuan besar disiapkan di rumah-rumah elite, sementara para pelayan, juru masak, kurir, dan pekerja lainnya harus tetap bekerja demi kelancaran perayaan tersebut. 

Setelah Hari Natal berlalu, para majikan kemudian memberikan hari libur khusus kepada para pekerja mereka sebagai bentuk penghargaan.

Pada tanggal 26 Desember, para pelayan dan pedagang menerima kotak hadiah berisi uang logam atau barang kecil sebagai ucapan terima kasih atas jasa mereka sepanjang tahun. 

Tradisi inilah yang kemudian melahirkan istilah Boxing Day

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved