Jumat, 8 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Tanpa Kembang Api dan Panggung Megah, Tahun Baru Prabowo Bersama Warga Terdampak Bencana di Sumut

Keputusan Presiden menghabiskan malam tahun baru di lokasi bencana menjadi pesan kuat tentang empati dan kepemimpinan.

Tayang:
(Ho/Campus League)/Instagram @presidenrepublikindonesia
MALAM PERGANTIAN TAHUN - Momen Presiden Prabowo Subianto saat menghabiskan malam pergantian tahun bersama pengungsi banjir di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (1/1/2026). Tanpa kembang api hingga panggung hiburan, hanya doa, kebersamaan dan harapan yang menguatkan satu sama lain. 
Ringkasan Berita:
  • Presiden RI Prabowo Subianto memilih menghabiskan malam pergantian tahun bersama warga terdampak banjir Kabupaten Tapanuli Selatan
  • Keputusan Presiden menghabiskan malam tahun baru di lokasi bencana menjadi pesan kuat tentang empati dan kepemimpinan
  • Prabowo menegaskan pemerintah akan bertanggung jawab membantu warga yang kehilangan rumah akibat bencana banjir

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto memilih menghabiskan malam pergantian tahun bersama warga terdampak banjir di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (1/1/2026).

Di tengah udara malam yang dingin di Tapanuli Selatan, Presiden Prabowo Subianto memilih menyambut Tahun Baru 2026 bersama warga terdampak bencana.

Baca juga: Prabowo Minta Menteri Fokus, Nyinyiran Anggap Saja Peringatan

Tanpa kembang api hingga panggung hiburan, hanya doa, kebersamaan dan harapan yang menguatkan satu sama lain.

Keputusan Presiden menghabiskan malam tahun baru di lokasi bencana menjadi pesan kuat tentang empati dan kepemimpinan.

Baca juga: Tanggapi Kritik terhadap Penanganan Bencana Sumatra, Prabowo: Kita Terima Walau Itu Fitnah

Menjelang detik-detik tahun baru 2026, Prabowo sempat mengajak warga dan jajaran pejabat yang hadir untuk bersama-sama menyanyikan lagu "Tanah Airku".

Lagu tersebut dinyanyikan bersama di area pengungsian sebagai penutup rangkaian kunjungan Presiden pada malam itu.

Sebelum menyanyikan lagu, Prabowo menyampaikan langsung kepada warga bahwa kehadirannya di pengungsian merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk tetap bersama rakyat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana.

“Percayalah bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu tidak akan pernah meninggalkan kalian, kita akan bersama,” ucap Prabowo di hadapan para pengungsi.

Prabowo: Pemerintah Bertanggung jawab

Di hadapan para pengungsi, Prabowo menegaskan pemerintah akan bertanggung jawab membantu warga yang kehilangan rumah akibat bencana banjir.

Prabowo menekankan kehadirannya di lokasi bencana merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan rakyat yang sedang mengalami kesulitan.

"Saya turut bela sungkawa kepada mereka-mereka yang kehilangan keluarganya."

"Kita akan mengurus saudara sebaik-baiknya, kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah untuk mengganti rumah-rumah saudara yang hilang, yang rusak, kita bantu," kata Prabowo.

Prabowo juga mengungkapkan pemulihan pascabencana di wilayah Tapanuli Selatan menunjukkan kemajuan. Dia mengaku menerima laporan bahwa sebagian besar desa yang sebelumnya terisolasi kini sudah kembali terhubung.

"Saya bersyukur dalam satu bulan ini walaupun masih banyak tantangan tapi cukup banyak kemajuan dan keberhasilan kita."

"Di Tapanuli Selatan ini sudah tidak ada lagi desa yang terputus yang terisolasi."

Baca juga: Prabowo Jelaskan Alasan Bencana Sumatera Tidak Berstatus Bencana Nasional

Janji Tindak Tegas Perusahaan Pembalakan Liar

Prabowo berjanji pemerintah akan bertindak tegas terhadap perusahaan maupun pihak mana pun yang melanggar aturan dan hukum terkait pembalakan liar yang diduga menjadi penyebab bencana banjir di Sumatra.

“Kita akan bertindak tegas. Semua perusahaan semua pihak yang melanggar akan kita tertibkan semuanya yang tidak patuh kepada hukum dan undang-undang akan kita cabut."

"Kita tidak akan ragu-ragu bertindak demi kepentingan bangsa, kepentingan negara, dan terutama kepentingan rakyat kita,” tegas Prabowo.

Selain itu, Prabowo mengingatkan pentingnya menjaga alam dan bersikap waspada terhadap potensi bencana.

Menurutnya, alam harus dihormati dan dirawat agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan masyarakat.

“Alam harus kita hormati, alam harus kita jaga, alam harus kita rawat."

"Tidak boleh kita rusak, tapi kita waspada karena memang alam sering memberi tantangan dan cobaan bagi kita semua,” paparnya.

Baca juga: Prabowo Buka Pintu, Persilakan Pihak yang Mau Kirim Bantuan Korban Banjir Aceh-Sumatra

Komitmen Segera Bangun Rumah Warga Terdampak Banjir

Di hadapan para pengungsi, Prabowo menegaskan pemerintah akan bertanggung jawab membantu warga yang kehilangan rumah akibat bencana banjir.

"Saya turut bela sungkawa kepada mereka-mereka yang kehilangan keluarganya. Kita akan mengurus saudara sebaik-baiknya, kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah untuk mengganti rumah-rumah saudara yang hilang, yang rusak, kita bantu," ujar Prabowo.

Prabowo menekankan bahwa kehadirannya di lokasi bencana merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan rakyat yang sedang mengalami kesulitan.

"Percayalah bahwa pemimpin-pemimpin mu, bahwa presiden mu tidak akan pernah meninggalkan kalian, kita akan bersama," kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa pemulihan pascabencana di wilayah Tapanuli Selatan menunjukkan kemajuan. 

Ia menerima laporan bahwa sebagian besar desa yang sebelumnya terisolasi kini sudah kembali terhubung.

"Saya bersyukur dalam satu bulan ini walaupun masih banyak tantangan tapi cukup banyak kemajuan dan keberhasilan kita. Di Tapanuli Selatan ini sudah tidak ada lagi desa yang terputus yang terisolasi," ujarnya.

Prabowo juga menyoroti percepatan pembangunan jembatan darurat yang dinilainya berjalan lebih cepat dari biasanya.

"Saya tadi periksa jembatan yang dibangun dalam waktu yang cukup singkat. Biasanya butuh waktu tiga minggu sampai satu bulan, ini berhasil dilaksanakan sepuluh hari," ucapnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, termasuk TNI, Polri, BNPB, Kementerian Pekerjaan Umum, serta masyarakat setempat.

"Saya minta semua lembaga bekerja terus siang malam. Terima kasih para petugas TNI, polisi, BNPB, PU, semua yang bekerja," tandasnya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved