Jumat, 1 Mei 2026

Swasembada Pangan 2025, Prabowo: Petani yang Paling Merah Putih di Indonesia, tapi Kurang Dilindungi

Presiden RI Prabowo Subianto juga prihatin, selama puluhan tahun, para petani dan nelayan di Indonesia masih kurang mendapat perlindungan.

Tayang:
Tangkap layar YouTube/Sekretariat Presiden
SWASEMBADA PANGAN 2025 - Dalam foto: Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025 di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026) siang. Prabowo prihatin, bahwa selama puluhan tahun, para petani dan nelayan di Indonesia masih dalam posisi yang kurang mendapat perlindungan. 

"Mereka keluar dari rumah, memberi minuman teh, pisang, singkong kepada kami."

"Padahal, untuk masak dia harus ambil kayu, ambil air dari jauh, begitu cintanya rakyat kepada tentara, begitu sadarnya para petani terhadap negara, bangsa Indonesia."

"Para petani lah yang paling setia, paling loyal, dan yang paling merah putih di Republik Indonesia ini."

Prihatin Petani dan Nelayan Indonesia Kurang Dilindungi

Prabowo juga menyatakan, bahwa selama puluhan tahun, para petani dan nelayan di Indonesia masih dalam posisi yang kurang mendapat perlindungan.

Oleh karenanya, Prabowo merasa terhormat ketika diminta menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), karena itu menjadi kesempatan baginya untuk membela kepentingan petani dan nelayan.

Menurutnya, dengan memimpin HKTI, itu adalah salah satu upaya untuk membalas utang budinya sebagai tentara kepada para petani.

"Yang paling saya tidak habis pikir, puluhan tahun ini, para petani, para nelayan kita, kurang dihormati, kurang dibela, kurang dilindungi," ujar Prabowo, prihatin.

"Waktu saya berhenti dari tentara, saya merasa terhormat, tokoh-tokoh HKTI, mantan Panglima Kostrad, meminta saya untuk menjadi Ketua Umum HKTI."

"Saya terima ajakan itu, sebagai ajakan yang mulia, saya diminta untuk membela kepentingan petani dan nelayan di Indonesia. Ini sungguh kehormatan bagi saya."

"Saya ingat, waktu saya masih sangat muda, rakyat yang memberi makan kepada saya, saya tidak bisa lupa. Ini kesempatan bagi saya membalas budi, membayar utang kembali kepada para petani Indonesia."

"Saya jadi jenderal karena para petani Indonesia, karena rakyat Indonesia. Pangkat yang saya emban adalah dari rakyat. Karena itu, saya sekarang harus berbakti untuk rakyat."

Sebagai informasi, Prabowo Subianto pernah menjadi Ketua Umum HKTI selama dua periode, yakni 2004-2009 dan 2010-2015.

Untuk periode 2025-2030 saat ini, Prabowo menjadi Ketua Dewan Pembina Dewan Pengurus Nasional (DPN) HKTI, sedangkan kursi Ketua Umum HKTI ditempati oleh Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono.

Umumkan Swasembada Pangan 2025

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved