Jumat, 17 April 2026

Menteri PPPA Soroti Kasus Child Grooming Aurelie Moeremans, Sebut Ingin Diskusi Langsung

Menteri PPPA Arifah Fauzi disebut ikut menyoroti kasus child grooming artis Aurelie Moeremans dan ingin langsung mendengar ceritanya dari sang artis.

Kolase Tribunnews.com
BUKU AURELIE MOEREMANS - Aurelie Moeremans bercerita pada Tribunnews.com tentang Broken Strings, buku yang ramai jadi buah bibir karena ungkap sisi kelamnya di masa lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Menteri PPPA Arifah Fauzi ikut menyoroti kasus child grooming artis Aurelie Moeremans.
  • Child grooming adalah proses manipulasi yang dilakukan oleh orang dewasa untuk membangun hubungan emosional dengan anak dengan tujuan mengeksploitasi mereka secara seksual. 
  • Ratna menuturkan, Menteri PPPA telah mengungkapkan keinginannya untuk mendengar langsung soal child grooming ini dari Aurelie secara langsung.
  • Agar nantinya bisa didiskusikan tentang solusi permasalahan child grooming yang dialami Aurelie.

 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi disebut ikut menyoroti kasus child grooming yang dialami oleh artis Aurelie Moeremans.

Hal ini diungkap oleh Plt Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak, KemenPPPA, Ratna Susianawati dalam acara diskusi yang digelar Save The Children Indonesia, di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

"Ini juga (kasus child grooming Aurelie Moeremans) menjadi perhatian Ibu Menteri (PPPA)," kata Ratna dalam Diskusi Media: Catatan Hak Anak: Refleksi 2025, Agenda Prioritas 2026, yang digelar oleh Save The Children Indonesia, di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Child grooming adalah proses manipulasi yang dilakukan oleh orang dewasa untuk membangun hubungan emosional dengan anak dengan tujuan mengeksploitasi mereka secara seksual. 

Ratna menuturkan, Menteri PPPA Arifah Fauzi telah mengungkapkan keinginannya untuk mendengar langsung soal child grooming ini dari Aurelie secara langsung.

Agar nantinya bisa didiskusikan tentang solusi dari permasalahan child grooming yang dialami Aurelie ini.

"(Menteri PPPA Arifah Fauzi) Ingin mendengar langsung nanti, ini lagi dicari formulasi waktu yang tepat. Ibu (Menteri PPPA Arifah Fauzi) mungkin ingin mendengar langsung, nanti dengan Aurelie, kapan bisa mendengar langsung. Kemudian solusi apa nanti yang ditawarkan," ungkap Ratna.

Child Grooming Bagian dari Upaya Perundungan

Ratna menyebut child grooming seperti yang dialami Aurelie Moeremans ini merupakan bagian dari upaya perundungan dan stigmatisasi.

Kemudian Ratna pun teringat ketika beberapa tahun lalu, saat ia ikut dalam inisiasi Undang-undang tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Menurut Ratna, adanya UU TPKS itu juga menjadi salah satu upaya untuk melawan tindakan seperti child grooming ini.

"Bahwa ketika Grooming dan sebagainya yang kemudian juga akhirnya menjadi bagian dari upaya perundungan, stigmatisasi."

"Saya jadi teringat beberapa tahun lalu ketika inisiasi UU TPKS. Salah satunya adalah untuk meng-counter itu. Ini kemudian yang harus menjadi edukasi," ungkap Ratna.

Baca juga: Broken Strings Viral, Aurelie Moeremans Sempat Merasa Bersalah: Apakah Aku Terlalu Jauh?

Kasus Child Grooming Aurelie Moeremans

Dunia hiburan tanah air kini tengah diramaikan oleh kisah artis Aurelie Moeremans yang mengalami child grooming.

Hal ini terungkap setelah Aurelie membagikan buku 'Broken Strings' karyanya di akun media sosial pribadinya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved