Pemindahan Ibu Kota Negara
Basuki Temui Seskab Teddy, Bahas Masukan Prabowo untuk IKN
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bertemu dengan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono pada Kamis (15/1/2026).
Ringkasan Berita:
- Seskab Teddy Indra Wijaya bertemu dengan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono.
- Teddy menjelaskan, pada kesempatan itu Basuki melaporkan beberapa update mengenai pembangunan IKN.
- Selain itu, Basuki juga berkonsultasi mengenai masukan yang diberikan Presiden Prabowo Subianto terhadap pembangunan IKN.
TRIBUNNEWS.COM - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bertemu dengan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono.
Pertemuan itu berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026).
Teddy menjelaskan, pada kesempatan itu Basuki melaporkan beberapa update mengenai pembangunan IKN.
Selain itu, Basuki juga berkonsultasi mengenai masukan yang diberikan Presiden Prabowo Subianto terhadap pembangunan IKN.
"Dalam kesempatan ini, Kepala OIKN melaporkan beberapa update pembangunan IKN dan berkonsultasi terkait beberapa masukan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang diberikan saat berkunjung ke IKN beberapa hari lalu," ujar Teddy dikutip dari akun Instagram @sekretariat.kabinet, Kamis.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengunjungi IKN untuk pertama kalinya sebagai Presiden RI pada Senin (12/1/2026).
Prabowo sempat mengunjungi lokasi pembangunan IKN ketika menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada 18 Maret 2024.
Arahan Prabowo
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan sejumlah catatan baru yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan IKN.
Prasetyo mengatakan, Presiden melakukan rangkaian pengecekan langsung terhadap progres pembangunan IKN bersama sejumlah menteri terkait.
Setelah peninjauan, Prabowo memberikan beberapa koreksi penting terhadap desain dan fungsi sejumlah fasilitas utama.
“Pagi tadi kami mendapat update dari Kepala OIKN mengenai progres pembangunan Ibu Kota Nusantara. Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk percepatan proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai tahun 2028,” ujar Prasetyo, Selasa (13/1/2026).
Baca juga: Presiden Prabowo Tinjau IKN, Komisi II DPR Nilai Penting untuk Perbaikan dan Evaluasi
Menurutnya, Prabowo memberi perhatian khusus pada detail arsitektur, tata ruang, hingga kelayakan fungsi bangunan.
Presiden meminta OIKN dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera memperbaiki elemen-elemen yang dinilai belum tepat.
“Tadi masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi terhadap desain, terhadap fungsi, dan diminta terus-menerus OIKN dan Kementerian PU untuk memperbaiki,” imbuhnya.
Prasetyo menegaskan arahan utama Prabowo adalah perbaikan dan percepatan agar tiga pusat fungsi pemerintahan yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif dapat segera beroperasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/IKN-Senin-12-JANUARI-2026.jpg)