Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo: 59,8 Juta MBG per Hari hanya Butuh Setahun, McDonalds Butuh 5 Dekade
Prabowo membanggakan capaian penyaluran MBG yang mencapai 52,9 juta porsi dan hanya membutuhkan waktu setahun. Dia lantas menyindir McDonalds.
Ringkasan Berita:
- Prabowo membanggakan MBG yang bisa tersalur sebanyak 59,8 juta porsi per hari.
- Dia lantas menyindir McDonalds yang membutuhkan waktu 55 tahun untuk bisa menyajikan 68 juta porsi makanan per harinya.
- Prabowo mengatakan akhir Desember 2026, pemerintah menargetkan MBG diterima oleh 82,9 juta penerima manfaat.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto membanggakan capaian penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) selama setahun yang sudah mencapai 59,8 juta porsi.
Bahkan, dia membandingkan capaian tersebut dengan jumlah makanan yang disajikan rumah makan cepat saji, McDonalds.
Hal ini disampaikannya saat berpidato dalam annual meeting World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
"Hingga tadi malam, kami telah memproduksi 59,8 juta porsi untuk 59,8 juta anak-anak, ibu, dan lansia. Mereka menerima makanan itu setiap hari," katanya dikutip dari YouTube World Economic Forum.
Lantas, dia menyebut bahwa capaian MBG itu mengalahkan jumlah makanan yang disediakan oleh McDonalds.
Baca juga: Skala MBG Makin Besar, Pakar Nilai PPPK Jadi Penopang Mutu dan Akuntabilitas Program
Di mana, menurut Prabowo, rumah makan cepat saji itu membutuhkan waktu lebih dari lima dekade untuk memproduksi sekitar 68 juta porsi makanan.
Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menegaskan bahwa MBG hanya perlu waktu dua tahun untuk disajikan kepada 82,9 juta penerima manfaat.
"Sebagai perbandingan, saya rasa McDonalds memulai dapur pertamanya pada tahun 1940 mencapai 68 juta porsi, mereka membutuhkan waktu, sekitar 55 dekade lebih lama."
"Kami berharap dapat mencapai 82,9 juta pada akhir Desember 2026 tetapi orang-orang saya mengatakan, tidak Pak, kami akan mencapai 82,9 juta sebelum Desember. Jadi semoga kita dapat mencapainya," jelas Prabowo.
Di sisi lain, Prabowo juga menjelaskan bahwa adanya program MBG semakin memperkuat ekonomi masyarakat.
Dia mengatakan lebih dari 51 ribu UMKM terlibat dalam penyaluran bahan baku untuk MBG.
Selain itu, sambungnya, program MBG turut membuka lapangan pekerjaan.
"Lebih dari 51 ribu UMKM dan koperasi menjadi bagian dari suplai bahan baku. Kita juga membuka lebih dari 600 ribu pekerjaan hanya di dapur saja," katanya.
Prabowo optimis bahwa akan ada 1,5 juta lapangan pekerjaan baru karena program MBG tersebut.
Dia juga meyakini bahwa program MBG mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Ini mengapa saya yakin bahwa pertumbuhan (ekonomi) kita akan mencapai pada angka yang meyakinkan," pungkasnya.
Lebih lanjut, Prabowo turut mengungkap capaian-capaiannya selama setahun menjadi Presiden Indonesia seperti program Cek Kesehatan Gratis (CKG), renovasi dan pembangunan sekolah, hingga penyediaan papan interaktif digital untuk seluruh sekolah di Indonesia.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Prabowo-saat-berpidato-dalam-World-Economic-Forum.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.