Super Flu di Indonesia Sudah Lewati Puncaknya: Total 74 Kasus yang Terdeteksi di 13 Provinsi
Influenza A(H3N2) subclade K termasuk influenza musiman yang beredar setiap tahun, bukan virus baru.
Ringkasan Berita:
- Kemenkes memastikan kasus influenza A(H3N2) subclade K atau super flu di Indonesia sudah melewati puncaknya dan kini menurun.
- Total tercatat 74 kasus di 13 provinsi, dan virus ini merupakan influenza musiman, bukan virus baru.
- Sebagian besar pasien bergejala ringan hingga sedang, sementara kasus berat terjadi pada kelompok berisiko.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Kementerian Kesehatan RI memastikan, kasus influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal awam dengan super flu sudah melewati puncaknya di Indonesia.
Ada total 74 kasus super flu yang terdeteksi di 13 provinsi.
Influenza A(H3N2) subclade K termasuk influenza musiman yang beredar setiap tahun, bukan virus baru.
Direktur Penyakit Menular Kemenkes dr Prima Yosephine menegaskan, super flu di Indonesia dalam kondisi terkendali.
Meski ditemukan di beberapa provinsi, tren kasus influenza secara nasional menunjukkan penurunan memasuki awal tahun 2026.
Data Kemenkes mencatat sejak 1 Januari 2025 hingga 10 Januari 2026 terdapat 74 kasus subclade K dari total 204 spesimen influenza A(H3N2) yang diperiksa, dengan temuan terbanyak di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.
“Puncak kasus terjadi pada minggu ke-40 tahun 2025 dan terus menurun sejak minggu ke-44. Tidak ada penambahan penemuan kasus A(H3N2) subclade K mulai minggu ke-52,” kata dia di Jakarta ditulis Kamis (22/1).
Sebagian besar pasien influenza mengalami gejala ringan hingga sedang dan dapat sembuh dengan sendirinya.
Kasus berat umumnya terjadi pada kelompok berisiko tinggi, seperti lansia dan individu dengan penyakit penyerta.
Baca juga: Kasus Influenza di Indonesia Menurun, Penderita Super Flu Bergejala Ringan-Sedang dan Sembuh Sendiri
Ini sebaran 74 kasus super flu di Indonesia pada periode 1 Januari 2025 hingga 10 Januari 2026:
- Jawa Timur : 18 kasus
- Kalimantan Selatan: 18 kasus
- Jakarta : 11 kasus
- Jawa Barat : 10 kasus
- Sumatera Selatan : 5 kasus
- Sumatera Utara: 3 kasus
- Bali : 2 kasus
- Nusa Tenggara Timur : 2 kasus
- Jawa Tengah : 2 kasus
- Nusa Tenggara Barat : 1 kasus
- Sulawesi Selatan : 1 kasus
- Sulawesi Utara: 1 kasus
- Yogyakarta : 1 kasus
Kemenkes mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan, memakai masker saat sakit, dan vaksin influenza bagi kelompok berisiko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-flu-dan-pilek-dsg.jpg)