Rabu, 20 Mei 2026

Reshuffle Kabinet

Keponakan Prabowo Dikabarkan Masuk Bursa Menteri Luar Negeri di Tengah Isu Reshuffle Kabinet

Budisatrio Djiwandono disebut-sebut masuk dalam bursa calon Menteri Luar Negeri di tengah kabar perombakan kabinet atau reshuffle kabinet.

Tayang: | Diperbarui:
FERSIANUS WAKU
MASUK KABINET - Nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang  juga keponakan Presiden Prabowo Subianto, Budisatrio Djiwandono disebut-sebut masuk dalam bursa calon Menteri Luar Negeri di tengah kabar perombakan kabinet atau reshuffle kabinet. 
Ringkasan Berita:
  • Nama Budisatrio Djiwandono, Wakil Ketua Komisi I DPR RI sekaligus keponakan Presiden Prabowo Subianto, disebut masuk dalam bursa calon Menteri Luar Negeri di tengah isu reshuffle kabinet.
  • Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, menilai penguatan nama Budi didasari rekam jejak politiknya yang solid, baik di internal partai sebagai Ketua Fraksi Gerindra maupun di parlemen sebagai Wakil Ketua Komisi I yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan komunikasi.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang  juga keponakan Presiden Prabowo Subianto, Budisatrio Djiwandono disebut-sebut masuk dalam bursa calon Menteri Luar Negeri di tengah kabar perombakan kabinet atau reshuffle kabinet.

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai nama Budi menguat karena rekam jejak politiknya dinilai cukup solid, baik di internal partai maupun di parlemen.

“Budi menguat karena selama ini di internal cukup baik sebagai ketua fraksi dan di eksternal sebagai wakil ketua Komisi I,” ujar Agung saat dimintai tanggapan, Selasa (27/1/2026).

Budi Djiwandono diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan komunikasi. Ia juga memiliki posisi strategis di internal partai sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPR RI.

Menurut Agung, dari sisi kekuatan politik, Budi memiliki modal yang cukup sebagai keponakan Prabowo. Namun, untuk posisi Menteri Luar Negeri, aspek kapabilitas dan pengalaman diplomasi tetap menjadi faktor krusial.

“Walaupun perlu diuji, karena selama ini kita mendapati figur-figur menlu yang luar biasa sejak era Ali Alatas hingga Ibu Retno,” tandasnya.

Budi: Saya Masih di Komisi I

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menegaskan jika dirinya masih tetap bertugas di Komisi I DPR RI sebagai salah satu pimpinan. 

Hal itu ditegaskan Budi menanggapi kabar dirinya disebut bakal menjadi bagian eksekutif atau pemerintahan di Kabinet Presiden Prabowo Subianto.

Legislator Gerindra itu mengaku tak mengerti mengapa dirinya bisa dikabarkan akan meninggalkan DPR dan menjadi bagian eksekutif.

"Nggak tahu, makanya tanyakan pada Pak Utut. Tugas kita tetap sekarang di Komisi I," kata Budi ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Adapun kabar Budi Djiwandono bakal digeser menjadi Menlu menguat setelah koleganya Ketua Komisi I DPR R Utut Adianto, memberikan sinyal kuat mengenai masa depan politik keponakan Prabowo itu.

Hal itu disampaikan Utut saat membuka rapat kerja bersama Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan Kepala BIN di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026) kemarin.

Awal membuka rapat, Utut menyapa para petinggi pertahanan dan keamanan yang hadir.  Namun, suasana menjadi menarik saat ia memberikan "kode" bahwa rekan pimpinannya yang duduk di sebelah kanan, yakni Budisatrio, diduga kuat akan segera berpindah tugas ke jajaran pemerintahan atau eksekutif.

"Mohon izin di depan ada pak Menhan, panglima dan Kepala BIN yang hadir itu menjadi daya tarik luar biasa. Kalau katanya orang sebelah kanan saya, yang dugaan saya sebentar lagi akan di eksekutif: You cannot beat the band with uniform," ujar Utut di hadapan para mitra kerja dalam rapat kemarin.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved