Jamuan Kahwa dan Gaharu oleh Dubes UEA Warnai Penutupan Kunjungan Megawati di Abu Dhabi
Dalam jamuan ini Megawati yang duduk diapit oleh Al Dhaheri dan Menteri Suhail diperkenalkan oleh budaya UEA saat menjamu tamu.
Ringkasan Berita:
- Megawati Soekarnoputri menutup kunjungan kerjanya di Uni Emirat Arab (UEA) dengan menghadiri undangan jamuan dari Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA)
- Megawati datang ke kediaman Al Dhaheri dengan didampingi oleh putranya yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital M. Prananda Prabowo
- Dalam jamuan ini Megawati yang duduk diapit oleh Al Dhaheri dan Menteri Suhail diperkenalkan oleh budaya UEA saat menjamu tamu
TRIBUNNEWS.COM, ABU DHABI - Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menutup kunjungan kerjanya di Uni Emirat Arab (UEA) dengan menghadiri undangan jamuan dari Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, di kediamannya, As Saqi 3 St, Al Naseem Street, Abu Dhabi, Sabtu (7/2/2026) siang waktu setempat.
Diketahui kunker Megawati di UEA berlangsung selama sepekan sejak tiba pada Minggu (1/2/2026). Selama di Abu Dhabi, Megawati dan delegasi menghadiri sejumlah rangkaian kegiatan yang digelar oleh Zayed Award For Human Fraternity (ZAHF), hingga bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan.
Baca juga: Megawati Ungkap Kekhawatiran Dampak Global Warming yang Makin Nyata
Megawati datang ke kediaman Al Dhaheri dengan didampingi oleh putranya yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital M. Prananda Prabowo bersama istri, Nancy Prananda.
Turut hadir dalam pertemuan, Dubes RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi, Dubes RI untuk Abu Dhabi Judha Nugraha, Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, dan Kepala Badan Riset & Analisis Kebijakan Strategis PDIP Andi Widjayanto.
Baca juga: Megawati Tanya Putra Mahkota Abu Dhabi Mengapa UEA Banyak Air Mancur, Jawabannya Teknologi Destilasi
Saat tiba, Megawati dan rombongan disambut di depan pintu kediaman oleh Al Dhaheri dan Menteri Energi dan Infrastruktur UEA, Suhail bin Mohamed Al Mazrouei.
Dalam jamuan ini Megawati yang duduk diapit oleh Al Dhaheri dan Menteri Suhail diperkenalkan oleh budaya UEA saat menjamu tamu.
Jamuan pertama yakni setiap tamu termasuk Megawati, diberikan kurman serta Kahwa, kopi tradisional khas Timur Tengah yang diseduh dengan campuran rempah - rempah aromatik.
Dalam perbincangan yang akrab penuh kekeluargaan ini, Al Dhaheri sempat bercerita tentang salah satu foto yang dibingkai tergantung di dalam aula pertemuan. Megawati menunjuk foto yang terpajang, dan Al Dhaheri menjelaskannya.
"Dia adalah ayahku ketika dia menjadi polisi," katanya.
Jamuan berlanjut ke acara makan siang di mana pada setiap meja terdapat kain bertuliskan 'marhaban saa' dan 'hala wa gala' yang bermakna ucapan selamat datang dan sambutan khas UEA.
Sebelum meninggalkan kediaman, Al Dhaheri mempersilakan Megawati dan setiap tamu dalam rombongan untuk menghirup aroma dari asap gaharu yang dibakar.
Ia mengatakan hal itu adalah simbol dari keramah tamahan, di mana setiap tamu harus merasakan aroma wangi yang keluar dari bakaran gaharu tersebut.
"Ini adalah simbol keramahan. Tamu tidak bisa pergi tanpa menghirupnya," kata dia.
Ia pun menyampaikan bahwa dirinya amat menghargai kedatangan Megawati karena telah menerima undangan bertamu ke kediamannya.
Baca juga: Megawati Usul PBB Segera Susun Hukum Internasional terkait Penggunaan AI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/jamuannnnn-megawati.jpg)