Kamis, 11 Juni 2026

Indeks Persepsi Korupsi

Skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 Cuma 34 Poin, Duduki Peringkat 109, Di Bawah Timor Leste

Skor IPK Indonesia tahun 2025 mengalami penurunan. Bahkan, secara peringkat lebih rendah daripada Timor Leste. Indonesia memperoleh skor 34.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Indeks Persepsi Korupsi Indonesia pada tahun 2025 mengalami penurunan. Adapun skor yang diperoleh hanya 34 poin dan menduduki peringkat 109 dari 180 negara.
  • Bahkan, secara peringkat, Indonesia di bawah Timor Leste yang berada di posisi 73 dengan 44 poin.
  • Transparency International Indonesia (TII) mengungkapkan ada beberapa faktor yang menyebabkan skor Indonesia mengalami penurunan yakni pebisnis yang mengakui masih maraknya korupsi di Indonesia pada tahun 2025.

TRIBUNNEWS.COM - Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia atau Corruption Perception Index (CPI) pada tahun 2025 mengalami penurunan dibanding tahun lalu.

Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPK) adalah sebuah indeks yang mengukur persepsi masyarakat mengenai tingkat korupsi di sektor publik, dengan skala 0 (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih).

Semakin tinggi skor IPK, semakin rendah tingkat korupsi yang dipersepsikan.

Adapun pada tahun 2025, skor IPK Indonesia adalah 34. Sementara di tahun 2024 adalah 37 poin.

Hal ini juga membuat peringkat Indonesia mengalami penurunan di mana pada tahun ini di peringkat 109. Sedangkan di tahun lalu berada di posisi 99.

Pemeringkatan ini dilakukan oleh Transparency International terhadap 180 negara di dunia.

"Jadi tahun ini Indonesia ada di angka 34. Kemudian peringkatnya dibanding 180 negara lainnya, Indonesia ada di peringkat 109," kata Manajer Program Transparency International Indonesia (TII) Ferdian Yazid dalam konferensi pers secara daring, Selasa (10/2/2026).

Ferdian mengungkapkan poin Indonesia sama dengan beberapa negara seperti Aljazair, Malawi, Laos, Nepal, Sierra Leone, dan Bosnia dan Herzegovina.

Sementara, di antara negara ASEAN, Indonesia berada di peringkat kelima di bawah Vietnam.

Adapun tertinggi yakni Singapura dengan skor 84 dan menempati peringkat ketiga.

Bahkan, skor Indonesia di bawah Timor Leste di mana negara tersebut memiliki poin 44 dan berada di peringkat 74.

Baca juga: OTT PN Depok Buka Borok Peradilan, Wakil Ketua KPK Ungkap Titik Rawan Korupsi Hakim

Di sisi lain, Ferdian mengatakan data terkait penilaian IPK Indonesia diperoleh dari beberapa sumber.

Total ada 10 sumber data yang digunakan. Adapun ada data yang baru digunakan pada tahun 2024 yakni berdasarkan World Economic Forum.

Data tersebut menyumbang skor IPK Indonesia tertinggi yakni 65.

Sementara data lain yaitu IMD World Competitiveness Yearbook (26 poin), Bertelsmann Foundation Transform Index (30 poin), PERC Asia Risk Guide (34 poin), Economist Intelligence Unit Country Risk Service (34 poin).

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved