Jelang Ramadan, Baznas DKI Galang Solidaritas Umat Bantu Korban Banjir Sumatera hingga Mudik Gratis
Badan Amil Zakat Nasional Baznas (Bazis) DKI Jakarta menargetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Ringkasan Berita:
- Baznas Bazis DKI Jakarta menargetkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp150 miliar pada Ramadan 1447 H/2026.
- Target ini naik dari capaian tahun sebelumnya Rp86,9 miliar, dengan mengusung tema “Dari Jakarta untuk Indonesia” untuk memperkuat solidaritas sosial.
- Baznas Bazis bertransformasi menjadi mitra strategis pengentasan kemiskinan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Momen Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026, Lembaga Pemerintah Non Struktural Badan Amil Zakat Nasional Baznas (Bazis) DKI Jakarta menargetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar menegaskan, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah individual, melainkan kekuatan sosial untuk memperkuat solidaritas dan pemberdayaan masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat peluncuran Baznas Bazis Apps di Kantor Baznas, Jakarta.
"Kami mengusung tema 'Dari Jakarta untuk Indonesia'. Zakat harus menjadi instrumen solidaritas umat dan penguatan sosial, terutama di bulan Ramadan," ujar Akhmad, Kamis (12/2/2026).
Ia memaparkan, pada tahun sebelumnya Baznas Bazis DKI berhasil menghimpun dana sekitar Rp 86,9 miliar dan menyalurkan kepada puluhan ribu mustahik di Jakarta.
Tahun ini, pihaknya optimistis capaian meningkat signifikan.
"Target Rp150 miliar bukan angka kecil, tetapi realistis dengan tren pertumbuhan donasi dan partisipasi masyarakat serta ASN," katanya.
Untuk mencapai target tersebut, Baznas Bazis DKI menyiapkan 15 program Ramadhan, termasuk lima program baru.
Salah satunya ‘Sahur Tetangga Sendiri’, yang mendorong warga berbagi dan memperkenalkan peran di lingkungan terdekat.
Program lain adalah Bedah Rume Tahfiz Al-Qur’an bagi penghafal minimal 10 juz dari keluarga prasejahtera.
"Kami siapkan 10 unit rumah yang akan direnovasi setelah melalui asesmen ekonomi dan hafalan," tutur Akhmad.
Turut mendampingi Pimpinan Bidang Pengumpulan KH Nur Alam Bakhtir, Pimpinan Bidang Pendistribusian Ir. Bahaudin, dan Pimpinan Bidang Keuangan Hj Sholihah Latieff.
Akhmad mengatakan, pihaknya juga menyiapkan program Balik Rantau Santri, yakni fasilitasi kepulangan santri asal Jakarta yang menempuh pendidikan di luar daerah agar dapat kembali ke pesantren usai Lebaran.
Selain itu, bantuan solidaritas nasional untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatera tetap berjalan melalui dapur kemanusiaan dan layanan kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/konpers-baz.jpg)