Rabu, 20 Mei 2026

Profil dan Sosok

Profil Ali Ghufron Mukti, Dirut BPJS Kesehatan Disorot soal Sengkarut BPJS PBI, Hartanya Rp39 Miliar

Penonaktifan 13,5 juta peserta BPJS PBI akibat pembaruan data memicu polemik, namun pasien katastropik telah diaktifkan kembali.

Tayang:
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Tiara Shelavie

Ghufron merupakan pria kelahiran Blitar, Jawa Timur, pada 17 Mei 1962 silam. Ia kini berusia 64 tahun.

Dikutip dari bpjs-kesehatan.go.id, ia mengawali pendidikan dokternya di Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada (1988).

Ia kemudian melanjutkan pendidikan Magister di Mahidol University di Bangkok dan mendapat gelar M.Si. dari Department of Tropical Hygiene (1991).

Pada tahun 2000, Ghufron menyelesaikan gelar Doktor di bidang Kedokteran di University of Newcastle, Australia.

Selama karir profesionalnya, Ghufron telah memegang beberapa posisi penting. 

Beberapa posisi akademiknya antara lain Kepala Departemen Kesehatan Masyarakat, Direktur Gadjah Mada Medical Center (GMC), dan Direktur Program Pascasarjana Kesehatan Masyarakat Gadjah Mada jurusan Pembiayaan Kesehatan dan Manajemen Jaminan Kesehatan di Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. 

Ghufron juga pernah dipercaya sebagai Pj Rektor Universitas Trisakti dan Komisaris Perusahaan Asuransi Kesehatan Mandiri.

Jabatan lain Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. 

Ghufron memiliki komitmen dalam penelitian di bidang epidemiologi, asuransi kesehatan, perawatan kesehatan terkelola dan pembiayaan kesehatan, dan sebagai pakar internasional dengan lebih dari 40 jurnal yang diterbitkan.

Baca juga: Menkes Sebut Anggaran Rp15M untuk Reaktivasi BPJS Tak Sebesar Risiko Kematian Pasien Katastropik

Kariernya dilanjutkan di dunia birokrasi. Ia pernah dipercaya sebagai jabatan, antara lain:

  • Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19,
  • Pj Staf Ahli Bidang Infrastruktur Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Republik Indonesia,
  • Konsultan Askeskin dan Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Nasional untuk masyarakat miskin),
  • Ketua gugus tugas persiapan pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Indonesia atau yang lebih dikenal dengan BPJS,
  • Wakil Menteri di Kementerian Kesehatan pada tahun 2011,
  • Pj Menteri Kesehatan pada tahun 2012,
  • Direktur Utama BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) setelah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada bulan Februari 2021-sekarang.

Harta Kekayaan

Ghufron tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp.39.379.125.394.

Jumlah tersebut ia laporkan di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2024.

Berikut rincian lengkapnya:

Tanah Dan Bangunan Rp. 27.441.000.000

  1. Tanah Dan Bangunan Seluas 228 M2/180 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 962.000.000
  2. Tanah Dan Bangunan Seluas 164 M2/210 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 623.000.000
  3. Tanah Dan Bangunan Seluas 192 M2/145 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 665.000.000
  4. Tanah Dan Bangunan Seluas 416 M2/175 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 1.367.000.000
  5. Tanah Dan Bangunan Seluas 58 M2/50 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 335.000.000
  6. Tanah Dan Bangunan Seluas 178 M2/250 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 715.000.000
  7. Tanah Dan Bangunan Seluas 422 M2/24 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 720.000.000
  8. Tanah Dan Bangunan Seluas 190 M2/100 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 475.000.000
  9. Tanah Dan Bangunan Seluas 284 M2/180 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 667.000.000
  10. Tanah Dan Bangunan Seluas 368 M2/1.104 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 3.950.000.000
  11. Tanah Seluas 186 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 462.000.000
  12. Tanah Dan Bangunan Seluas 173 M2/400 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 1.365.000.000
  13. Tanah Dan Bangunan Seluas 233 M2/530 M2 Di Kab / Kota Kota Jakarta Selatan , Hasil Sendiri Rp. 3.050.000.000
  14. Tanah Dan Bangunan Seluas 228 M2/200 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 1.350.000.000
  15. Tanah Dan Bangunan Seluas 468 M2/1.082 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 2.700.000.000
  16. Bangunan Seluas 28 M2 Di Kab / Kota Kota Jakarta Pusat , Hasil Sendiri Rp. 310.000.000
  17. Tanah Dan Bangunan Seluas 108 M2/90 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 250.000.000
  18. Tanah Seluas 231 M2 Di Kab / Kota Bekasi, Hasil Sendiri Rp. 500.000.000
  19. Bangunan Seluas 72 M2 Di Kab / Kota Kota Jakarta Selatan , Hasil Sendiri Rp. 1.015.000.000
  20. Tanah Dan Bangunan Seluas 111 M2/270 M2 Di Kab / Kota Sleman, Hasil Sendiri Rp. 805.000.000
  21. Tanah Dan Bangunan Seluas 242 M2/548 M2 Di Kab / Kota Kota Jakarta Utara , Hasil Sendiri Rp. 5.155.000.000

Baca juga: Fraksi PDIP Sebut BPJS Gratis Bisa Tercapai: Hanya Butuh Kemauan Politik Pemerintah

Alat Transportasi Dan Mesin Rp. 181.000.000

  1. Mobil, Nissan Evalia Minibus Tahun 2012, Hasil Sendiri Rp. 70.000.000
  2. Motor, Honda Vario Sepeda Motor Tahun 2014, Hasil Sendiri Rp. 9.000.000
  3. Mobil, Toyota Camry Sedan Tahun 2007, Hasil Sendiri Rp. 80.000.000
  4. Motor, Honda Scoopy Tahun 2023, Hasil Sendiri Rp. 22.000.000

Harta Bergerak Lainnya Rp. 187.000.000

Surat Berharga Rp. ----

Kas Dan Setara Kas Rp. 11.570.125.394

Harta Lainnya Rp. ----

Sub Total Rp. 39.379.125.394

Utang Rp. ----

Total Harta Kekayaan  Rp. 39.379.125.394

(Tribunnews.com/Endra/Reza Deni)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved