Rabu, 8 April 2026

Panglima Korps Marinir Resmi Bekukan 14 Batalyon Pertahanan Pangkalan

Sebanyak 14 Yonmarhanlan resmi dibekukan. Pangkormar tegaskan ini transformasi besar, bukan kemunduran Korps Baret Ungu.

Penulis: Gita Irawan
HO/IST
KORPS MARINIR - Panglima Korps Marinir Letnan Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi memimpin upacara likuidasi Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) di Batalyon Infanteri 6 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026). Sebanyak 14 Yonmarhanlan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia resmi dibekukan dalam prosesi tersebut. 
Ringkasan Berita:
  • Empat belas Yonmarhanlan resmi dilikuidasi TNI AL
  • Tunggul satuan diselubung, babak baru Korps Marinir
  • Pangkormar sebut ini transformasi, bukan langkah mundur

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 14 Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) TNI Angkatan Laut yang tersebar di berbagai daerah resmi dilikuidasi atau dibekukan.

Likuidasi tersebut dipimpin langsung Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi dalam upacara di Batalyon Infanteri 6 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).

Pembekuan Yonmarhanlan dilakukan berdasarkan keputusan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali pada Agustus 2025.

Dalam prosesi tersebut, tunggul Yonmarhanlan 1 hingga 14 diselubungkan dan diserahkan kepada Pangkormar sebagai simbol berakhirnya status administratif satuan.

Endi menegaskan bahwa validasi organisasi di lingkungan TNI Angkatan Laut, khususnya Korps Marinir, merupakan langkah strategis untuk menjawab dinamika ancaman global dan regional serta kompleksitas keamanan nasional.

“Likuidasi satuan yang dilaksanakan bukanlah langkah mundur, melainkan bagian dari proses transformasi menuju organisasi yang lebih modern, efektif, dan efisien,” kata Endi dalam keterangan resmi Penerangan Korps Marinir, Kamis malam.

Ia menyebut Yonmarhanlan selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga kedaulatan wilayah pesisir serta pengamanan pangkalan-pangkalan TNI Angkatan Laut di berbagai daerah.

Atas pengabdian tersebut, Endi menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para komandan Yonmarhanlan yang telah menorehkan sejarah dan memimpin satuan dengan penuh tanggung jawab.

“Penyelubungan tunggul satuan ini memang menandai berakhirnya pengabdian satuan secara administratif,” ujarnya.

“Namun, hal tersebut bukanlah akhir dari dedikasi para prajurit. Nilai-nilai perjuangan, loyalitas, dan disiplin yang telah ditunjukkan oleh Yonmarhanlan akan selalu terpatri dalam tinta emas sejarah kejayaan Korps Marinir,” lanjutnya.

Baca juga: Dokumen Mutasi Perwira TNI Terbaru: Jampidmil Hingga Ajudan Wapres Berganti

Di akhir amanatnya, Endi mengajak seluruh prajurit untuk terus berdoa dan memohon bimbingan Tuhan Yang Maha Esa dalam melanjutkan pengabdian terbaik bagi Korps Marinir, TNI Angkatan Laut, bangsa, dan negara.

“Saya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit atas dedikasi, loyalitas, dan pengorbanan yang telah dipersembahkan demi kejayaan dan kehormatan Korps Baret Ungu,” pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved