Ramadan 2026
Harga Pangan Jelang Ramadan 1447 H Tercatat Stabil, Pasokan Aman Terkendali
Harga bahan pokok jelang Ramadan 1447 H relatif stabil, pemerintah pastikan stok aman, kecuali cabai rawit merah yang naik karena musim
Ringkasan Berita:
- Menjelang Ramadan 1447 H, harga bahan pokok nasional relatif stabil, termasuk beras, daging, ayam, bawang, dan cabai, dengan hanya cabai rawit merah naik karena faktor musiman
- Pemerintah melalui operasi pasar, SPHP, dan koordinasi lintas daerah terus menjaga ketersediaan dan distribusi pangan
- Kondisi ini diharapkan mendukung ketenangan masyarakat dan stabilitas ekonomi hingga Idulfitri.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang bulan Ramadan 1447 Hijriah yang akan dimulai pekan depan, harga sejumlah bahan pokok nasional tercatat relatif stabil.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, mayoritas komoditas utama seperti beras, daging sapi, ayam ras, cabai, dan bawang merah tidak mengalami lonjakan signifikan.
Harga beras medium secara nasional masih berada dalam rentang stabil. Komoditas hortikultura seperti bawang merah dan cabai merah juga hanya mengalami fluktuasi ringan dan masih dalam batas wajar.
Pemerintah menyatakan akan terus memantau perkembangan harga harian guna memastikan kondisi pasar tetap terkendali hingga memasuki Idulfitri.
Ketua Umum Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA), Don Muzakir, mengapresiasi kondisi tersebut.
Baca juga: Polisi Diminta Tak Merecoki Pedagang Kecil saat Ramadan, Mentan: Harga Naik, Kejar Distributor Besar
Dia menilai stabilitas harga pada momentum H-7 Ramadan menjadi indikator positif terhadap ketersediaan pasokan dan daya beli masyarakat.
“Kami melihat situasi di lapangan cukup kondusif. Biasanya mendekati Ramadan harga sudah bergerak naik cukup tajam, namun tahun ini relatif terkendali. Ini menjadi sinyal baik bagi stabilitas ekonomi rakyat, khususnya pelaku usaha kecil dan konsumen,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).
Menurut Don, keberhasilan menjaga stabilitas harga tidak terlepas dari kombinasi kebijakan pemerintah yang lebih terukur, seperti operasi pasar, distribusi cadangan beras pemerintah, hingga penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.
Dia menyoroti efektivitas penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam menahan tekanan harga di tingkat konsumen.
“Penyaluran SPHP sangat terasa dampaknya di pasar. Sinkronisasi data stok antar daerah juga membuat distribusi lebih presisi. Pemerintah terlihat lebih siap tahun ini,” kata dia
Don juga menekankan pentingnya pengawasan rantai pasok untuk mencegah spekulasi dan penimbunan barang.
Menurutnya, penguatan peran Satgas Pangan dan digitalisasi distribusi turut mempersempit ruang spekulasi harga.
Harapan serupa disampaikan jajaran DPR RI. Dalam Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) yang dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, tim meninjau langsung perkembangan harga di Pasar Legi, Kamis (12/2/2026) kemarin.
“Secara umum harga kebutuhan pokok terpantau cukup stabil. Kenaikan signifikan hanya terjadi pada cabai rawit merah, dari sekitar Rp45.000 menjadi Rp80.000 per kilogram. Sementara komoditas lainnya relatif stabil,” ujar Titiek.
Dia menjelaskan, kenaikan cabai rawit merah dipengaruhi faktor musiman, terutama curah hujan yang berdampak pada hasil panen. Namun cabai keriting, daging, ayam, bawang putih, dan bawang merah tetap terkendali.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menambahkan, stabilitas harga tidak terlepas dari peran aktif Bulog dalam menjalankan fungsi stabilisasi, khususnya melalui distribusi beras SPHP.
Komisi IV DPR RI juga telah menggelar rapat kerja bersama kementerian terkait dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Pemerintah memastikan stok bahan pangan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Dengan tren harga yang relatif terkendali, berbagai pihak optimistis stabilitas pangan dapat terus terjaga hingga puncak Ramadan.
Stabilitas ini dinilai penting bukan hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga untuk menjaga ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Harga-Cabai-Jelang-Ramadan-2026-di-Pasar-Besar-Kota-Malang_20260212_143316.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.