Minggu, 31 Mei 2026

Kelompok Bersenjata di Papua

Olah TKP Bandara Koroway, 13 Lubang Peluru Ditemukan di Badan Pesawat Smart Air

Polisi menemukan 13 lubang peluru di badan Pesawat Smart Air, sementara pilot dan kopilot sempat dikejar serta ditembak.

Tayang:
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Wahyu Aji
Humas Polri
PENEMBAKAN PESAWAT - Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) insiden penembakan di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Jumat (13/2/2026). Belasan lubang peluru ditemukan di badan pesawat Smart Air Aviation yang kini terparkir. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi melakukan olah tempat kejadian perjara insiden penembakan pesawat Smart Air Aviation di Bandara Korowai Batu
  • Polisi menemukan 13 lubang peluru di badan pesawat, sementara pilot dan kopilot sempat dikejar serta ditembak, membuat penumpang panik menyelamatkan diri.
  • Serangan diduga dilakukan sekitar 20 orang bersenjata api dan tajam, yang disebut berasal dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yahukimo.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) insiden penembakan di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Jumat (13/2/2026).

Belasan lubang peluru ditemukan di badan pesawat Smart Air Aviation yang kini terparkir.

“Dari hasil olah TKP, keterangan saksi, dan barang bukti yang ditemukan di lokasi, kami menyimpulkan terdapat 13 lubang bekas proyektil pada badan pesawat,” ujar Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, peristiwa terjadi saat pesawat mendarat di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, dan bergerak menuju apron setelah menurunkan penumpang dari Tanah Merah.

Pada saat bersamaan, penumpang yang hendak melanjutkan penerbangan menuju Dekai, Yahukimo, bersiap naik.

Sekitar 20 orang pelaku tiba-tiba menyerang menggunakan senjata api dan senjata tajam.

Penumpang yang telah turun maupun yang akan berangkat panik dan berlarian menyelamatkan diri. 

Dalam situasi tersebut, pilot dan kopilot dikejar hingga akhirnya ditembak di dekat runway.

“Kesaksian kami peroleh dari para penumpang yang selamat, mereka berada di sekitar bandara saat kejadian dan melihat langsung peristiwa tersebut,” jelas Yusuf.

Bandara Korowai Batu merupakan bandara perintis yang selama ini tidak memiliki pengamanan tetap. 

Pascainsiden, Satgas Damai Cartenz menerjunkan 29 personel untuk mengamankan area sekaligus menjaga pesawat yang masih berada di lokasi sambil menunggu teknisi maskapai.

Pengamanan dilakukan secara tentatif sesuai perkembangan situasi. 

Penyisiran telah dilakukan dan untuk sementara belum ditemukan keberadaan kelompok bersenjata di sekitar lokasi.

“Hingga saat ini kami masih melakukan pengejaran. Berdasarkan investigasi awal, pelaku diduga melarikan diri ke arah Yahukimo karena posisi bandara berbatasan langsung dengan wilayah tersebut,” tegas Yusuf.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved