Jumat, 17 April 2026

Profil dan Sosok

Profil Daryono, Direktur Gempa dan Tsunami BMKG yang Mengundurkan Diri dan Pensiun Dini

Berikut profil Daryono, pakar gempa yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG.

Penulis: Falza Fuadina
Editor: Salma Fenty

Lalu, ia melanjutkan studi S1 Geofisika di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Tak sampai di situ, Daryono menempuh pendidikan S2 di Universitas Udayana (UNUD), Denpasar.

Ia berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Geografi dari UGM pada 2006.

Daryono memulai kariernya dengan bergabung ke Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Pada saat itu, ia bertugas sebagai staf teknis di Balai BMKG Wilayah III Denpasar, Bali.

Pria berusia 55 tahun itu tercatat pernah menjadi Kepala Subbagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan di di Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG).

Ia juga sempat menduduki posisi sebagai Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami. Sejak menjabat jabatan tersebut, nama Daryono mulai dikenal luas oleh masyarakat.

Setelah itu, ia didapuk sebagai Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami.

Barulah di tahun 2022, Daryono dipercaya menjadi Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG.

Selain menjalankan tugas di BMKG, Daryono juga aktif sebagai peneliti dengan lebih dari 80 publikasi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional sejak tahun 2005.

Ia juga pernah menjadi Vice President Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) Divisi Mitigasi Bencana Kebumian pada tahun 2017.

Dikutip dari hagi.or.id, Daryono sempat menjadi Pengurus Pusat HAGI untuk periode 2022-2024.

(Tribunnews.com/Falza)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved