Minggu, 3 Mei 2026

Polisi Terlibat Narkoba

Rajin Ibadah, Diduga Terima Miliaran dari Bandar: Kejatuhan Eks Kapolres Bima Bikin Warga Terdiam

Eks Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro dikenal religius dan rajin ke masjid. Kini diduga terima Rp2,8 miliar dari bandar, warga terkejut.

Tayang:
Penulis: Abdul Qodir
Kolase Tribunnews
KAPOLRES TERLIBAT NARKOBA – Rumah pribadi mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro di Perumahan Taman Royal Arum, Poris Plawad Indah, Kota Tangerang, Banten, Jumat (20/2/2026), tampak sepi. Warga sekitar mengaku tak menyangka sosok yang dikenal religius itu kini terseret kasus narkoba dan dugaan aliran dana miliaran rupiah. 

Dari jumlah tersebut, Rp300 juta diduga mengalir kepada Didik dan Rp100 juta kepada Malaungi.

Setoran disebut berlangsung hingga terkumpul Rp1,8 miliar sebelum praktik itu terendus LSM dan wartawan.

Menurut Zulkarnain, Didik kemudian memerintahkan pencarian dana tambahan dengan ancaman pencopotan jabatan terhadap bawahannya.

 
Aliran Dana Rp2,8 Miliar

Karena bandar awal tak lagi sanggup menyetor, Malaungi disebut mencari sumber dana lain, termasuk dari seseorang berinisial Koh Erwin (KE) yang menyanggupi Rp1 miliar.

Kekurangannya disebut berasal dari jaringan lain.

Total dana yang diduga diterima Didik mencapai Rp2,8 miliar, dengan rincian:

  • Rp1,4 miliar dalam koper
  • Rp450 juta dalam paper bag
  • Rp1 miliar dalam kardus bir
  • Rp1 miliar ditransfer melalui rekening atas nama pihak lain

Bareskrim Polri menggandeng PPATK untuk menelusuri aliran dana tersebut.

 
Dipecat dan Ditahan

Didik kini berstatus tersangka dalam dua perkara: dugaan kepemilikan narkotika dan dugaan penerimaan dana Rp2,8 miliar.

Ia dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari Polri.

“Pemberhentian Tidak Dengan Hormat sebagai anggota Polri,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko.

Didik juga menjalani penempatan khusus (patsus) selama tujuh hari sebelum akhirnya ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri, Jakarta, sejak Kamis (19/2/2026).

 
Kontras yang Mengundang Tanda Tanya

Kasus ini menyisakan ironi bagi warga sekitar.

Sosok yang dikenal rajin beribadah dan santun di lingkungan kini harus menghadapi proses hukum atas dugaan keterlibatan dalam perkara narkoba dan aliran dana miliaran rupiah.

Rumah yang dulu ramai oleh aktivitas keluarga kini sunyi.

Warga pun hanya bisa terdiam atas kejatuhan sosok yang sebelumnya mereka kenal sebagai pribadi religius.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved