Kamis, 4 Juni 2026

Profil dan Sosok

Sosok Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, Minta Maaf usai Oknum Brimob Tewaskan Bocah 14 Tahun

Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto meminta maaf pada keluarga korban, remaja 14 tahun yang meninggal dunia.

Tayang: | Diperbarui:

Ringkasan Berita:
  • Kapolda Maluku Dadang Hartanto menyampaikan permohonan maaf terbuka atas tewasnya pelajar di Kota Tual akibat dugaan kekerasan oknum Brimob.
  • Kasus ini menewaskan korban berinisial AT (14), sementara satu korban lain masih dirawat; terduga pelaku Bripda Masias Siahaya telah ditahan dan proses penyelidikan masih berlangsung.
  • Keluarga korban mendesak pengusutan tuntas tanpa bias, menjadikan peristiwa ini ujian serius bagi Polda Maluku dalam menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik.

 

TRIBUNNEWS.COM.COM - Peristiwa kekerasan yang berujung tewasnya seorang pelajar di Kota Tual memicu sorotan publik.

Kapolda Maluku menyampaikan permohonan maaf terbuka dan menegaskan komitmen penanganan kasus secara transparan.

Kapolda Maluku, Irjen Pol Dadang Hartanto, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada keluarga korban atas insiden kekerasan yang melibatkan oknum anggota Brimob dan menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia di Kota Tual.

“Kami turut berduka cita dan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban. Musibah ini menjadi perhatian serius kami dan akan ditangani secara sungguh-sungguh,” tegasnya dalam keterangan resmi, Jumat (20/2/2026).

Ia menegaskan bahwa institusi kepolisian bertanggung jawab secara moral atas peristiwa tersebut dan meminta masyarakat tetap tenang serta tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Pihaknya juga meminta publik mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum yang kini sedang berjalan.

Profil

Irjen Pol Dadang Hartanto merupakan seorang perwira tinggi (Pati) Polri.

Pria kelahiran 24 November 1971 ini menjabat Kapolda Maluku sejak 5 Agustus 2025.

Dadang, lulusan Akpol 1994, berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Berikut riwayat jabatannya, mengutip laman Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, stik-ptik.ac.id:

Baca juga: Profil Letkol Inf Michael Ronald, Eks Danyon Kopassus Jadi Dandim 0509/Kabupaten Bekasi

  • Kapolsek Senen (2005)
  • Pabungkol Spripim Polri
  • Kapolres Subang (2009)
  • Kapolres Cianjur (2011)
  • Wakapolrestabes Bandung (2012)
  • Sespri Kapolri (2012)
  • Assesor Utama Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri (2014)
  • Koorspripim Polri
  • Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri (2016)
  • Kapolrestabes Medan (2017)
  • Karorenmin Bareskrim Polri (2019)
  • Wakapolda Sumut (2020)
  • Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2023)
  • Ketua STIK Lemdiklat Polri (2024)

Kasus Tewasnya Remaja di Tual

Kasus ini mencuat setelah aksi kekerasan yang diduga dilakukan oknum anggota Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Maluku menyebabkan satu korban meninggal dunia dan satu korban lainnya masih menjalani perawatan medis.

Keluarga korban sebelumnya meminta agar kasus ini diusut secara tuntas dan transparan.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh ayah korban, Rijik Tawakal, saat menerima kedatangan Dansat Brimob Maluku Kombes Irfan Marpaung dan Kapolres Kota Tual AKBP Whansi Des Asmoro di rumah duka.

“Saya minta ini diusut, transparan,” ujar Rijik, seraya menegaskan agar perkara tersebut tidak diproses secara bias dan menjadi pembelajaran agar peristiwa serupa tidak terulang.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved