Jumat, 1 Mei 2026

Dewan Perdamaian

Gabung BoP, Menlu Tegaskan RI Tak Perlu Bayar Iuran 1 Miliar Dolar AS

Menlu Sugiono mengatakan, Indonesia tak perlu membayar iuran sebesar 1 miliar dolar AS setelah bergabung dengan Board of Peace.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Menlu Sugiono mengatakan, Indonesia tak perlu membayar iuran sebesar 1 miliar dolar AS setelah bergabung dengan Board of Peace (BoP).
  • Sugiono menjelaskan, iuran baru diberikan jika ingin menjadi anggota permanen Board of Peace.
  • Ia juga menyebut, masing-masing negara yang tergabung di dalam Dewan Perdamaian mempunyai kontribusinya tersendiri.

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan, Indonesia tak perlu membayar iuran sebesar 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp16,7 triliun setelah bergabung dengan Board of Peace (BoP) alias Dewan Perdamaian.

Hal itu disampaikan Sugiono di Washington DC, Amerika Serikat, pada Jumat, 20 Februari 2026.

"Dari awal saya bilang ini yang namanya itu bukan iuran keanggotaan, bukan syarat keanggotaan. Tidak. Tapi kita sekarang sudah anggota enggak perlu bayar juga enggak apa-apa," ujar Sugiono, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (21/2/2026).

Sugiono menjelaskan, iuran baru diberikan jika ingin menjadi anggota permanen Board of Peace.

"Tapi kalau misalnya kemarin tuh kita mau jadi anggota permanen ada kontribusi 1 miliar (dolar AS) itu," ungkapnya.

Menurutnya, masing-masing negara yang tergabung di dalam Dewan Perdamaian mempunyai kontribusinya tersendiri.

"Ada yang uang, ada yang pasukan, ada yang orang per orang kirim ke rekening yang di World Bank kemarin itu," tutur Sugiono.

Pasukan TNI akan Dikirim ke Gaza

Sugiono juga menjelaskan perihal pengiriman 8.000 pasukan TNI ke Gaza, Palestina, untuk bergabung dengan International Stabilization Force (ISF) atau Pasukan Stabilisasi Internasional.

Politikus Partai Gerindra itu menyebut, pengiriman pasukan TNI ke Gaza akan dilakukan secara bertahap.

"Saya kira bertahap karena tadi saya sampaikan tahapan yang ada di sana juga dibagi menjadi beberapa sektor," ujarnya.

Sugiono menyebut, total pasukan perdamaian yang dikirimkan ke sana mencapai 20.000 personel, tetapi belum ada detail penempatannya.

Baca juga: Menlu Sebut Pengiriman 8.000 Pasukan TNI ke Gaza Dilakukan Bertahap

"Detailnya belum, tapi kurang lebih nanti ada lima sektor. Diperkirakan total pasukan yang akan ada di sana adalah 20.000 atau mungkin lebih di seluruh sektor ini. Tapi ini merupakan sesuatu yang sifatnya progresif," ucapnya.

Pemerintah juga sudah mengungkapkan komitmennya untuk mengirimkan 8.000 pasukan TNI ke Gaza.

Kemudian, terkait timeline pengiriman pasukan akan segera disiapkan oleh Board of Peace (BoP) alias Dewan Perdamaian.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved