Selasa, 14 April 2026

Riset DIR: Dedi Mulyadi Jadi Gubernur Paling Banyak Engagement, Disusul Pramono dan Khofifah

Dedi Mulyadi menjadi gubernur yang paling banyak disorot di media dan diperbincangkan di media sosial. Disusul Pramono Anung dan Khofifah.

Ringkasan Berita:
  • Dedi Mulyadi dinobatkan menjadi gubernur yang paling banyak diperbincangkan dan disorot di media mainstream maupun media sosial.
  • Gubernur Jawa Barat itu mengungguli Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
  • Total lebih dari 200 ribu pemberitaan selama setahun dari 20 Februari 2025-19 Februari 2026 membicarakan terkait Dedi Mulyadi.
  • Sementara, total interaksi atau engagement di medsos mencapai 4,2 miliar kali.

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dinobatkan menjadi gubernur paling menyedot perhatian publik berdasarkan pemberitaan di media serta tingkat interaksi atau engagement di media sosial (medsos).

Adapun hal ini berdasarkan riset yang dilakukan oleh Deep Intelligence Research (DIR) dalam rentang 20 Februari 2025-19 Februari 2026 bertajuk 'Rapor Setahun Pemerintah Daerah Provinsi 2026'.

DIR merupakan lembaga riset dan media monitoring yang digagas oleh Deep Indonesia yang berkolaborasi dengan lembaga riset berbasis artificial intelligence (AI).

Sementara, Deep Indonesia adalah lembaga non government organisation (NGO) yang memiliki fokus terhadap isu pendidikan politik terhadap pemilih atau voters, pemilu, kajian dan penelitian, kepentingan publik, dan advokasi melalui media.

Dalam riset yang dilakukan, DIR menggunakan data berupa 1.887.196 pemberitaan di media siber, cetak, maupun elektronik.

Baca juga: Dedi Mulyadi Raih Kepuasan Publik 95,5 Persen, Diperhitungkan Jadi Calon Pemimpin Nasional

Lalu, ketika diolah, pemberitaan tersebut meraih total engagement sebesar 5.624.353.582 dengan audiens 33.798.508.877.

Data di atas berdasarkan pemberitaan di 11 ribu media online, 200 media cetak, dan 40 media elektronik.

Selain itu, DIR juga menggunakan data percakapan di media sosial sebanyak 4.573.206 yang meliput 112.442 percakapan di X, 204.337 di Facebook, 854.473 di Instagram, 2.063.710 di TikTok, 27.468 di Threads, dan 1.309.974 di YouTube.

Adapun data dari percakapan di medsos ini diperoleh DIR dari melakukan crawling.

Crawling merupakan proses pengambilan data secara otomatis dari website oleh mesin pencari (search engine).

Berdasarkan data yang diperoleh, Dedi Mulyadi menempati posisi teratas terkait pemberitaannya di media. Total lebih dari 200 ribu pemberitaan terkait Dedi.

"Dalam kategori Highest Publication, Dedi Mulyadi menempati posisi teratas di mana Gubernur Jawa Barat itu mencatat 194,4 ribu pemberitaan media online, 16,1 ribu pemberitaan cetak, dan 4,6 ribu pemberitaan elektronik."

"Narasi kebijakan kerakyatan, isu sosial, serta konsolidasi wilayah menjadi penopang utama stabilitas eksposurnya," kata DIR dalam keterangan tertulis, MInggu (22/2/2026).

Selain itu, Dedi juga menempati posisi teratas sebagai gubernur dengan engagement tertinggi di media sosial.

Ia membukukan total engagement sebesar 4,2 miliar dengan audiens mencapai 25,5 miliar di beberapa media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube.

Dedi mengungguli Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung yang menempati posisi kedua.

Politikus PDIP itu berada di posisi runner up dengan 153 ribu pemberitaan online, 8,9 riu pemberitaan di media cetak, dan 8,3 ribu di media elektronik.

"Pramono Anung mencatat total engagement 959.157.202 dengan audience 5.764.849.476," kata DIR.

Baca juga: Respons Dedi Mulyadi setelah Dikritik karena Bantu Evakuasi Korban Longsor di Cisarua

Direktur DIR Neni Nur Hayati, mengatakan bahwa sosok kepala daerah dalam kepemimpinan di tahun pertamanya merupakan fase krusial.

Pasalnya, janji-janji saat kampanye tentu akan menjadi perhatian tinggi masyarakat.

"Data kami menunjukkan bahwa publik memberikan perhatian sangat tinggi dan harapan besar kepada pemimpin daerah dalam mengeksekusi janji-janji kampanye, program pusat di daerah, dan ketangkasan saat bencana melanda."

"Total berita tentang gubernur di media mainstream mencapai 1.887 juta lebih. Engagement di medsos mencapai 5,624 miliar, dengan audiens mencapai 33,798 miliar terlibat. Ini perhatian yang luar biasa dan harapan yang sangat besar dari masyarakat," bebernya.

Neni mengatakan ada tiga isu dominan yang menjadi pemberitaan dan perbincangan masyarakat di media sosial yakni terkait implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah, penanganan bencana di Sumatra, serta soal integritas dan penegakan hukum.

Namun, dia mengungkapkan pihaknya menemukan perbedaan sudut pandang antara media dengan medsos dalam memberitakan kepala daerah.

Di mana mayoritas media massa memberikan sentimen positif hingga 79 persen.

"Sebaliknya, media sosial menjadi arena apresiasi sekaligus kritik tajam. Instagram, YouTube, TikTok, dan Facebook mencatat atensi tinggi, sementara X menjadi platform paling kritis dengan engagement paling rendah dibanding platform lainnya," katanya.

Neni pun menyimpulkan, melalui hasil riset yang dilakukan, kepala daerah harus bisa membaca percakapan dan mengelola narasi yang berkembang di media maupun di media sosial.

Dia mengatakan di era saat ini, legitimasi terhadap eksistensi kepala daerah tidak hanya ditentuka melalui kebijakannya saja.

"Dedi Mulyadi tampil sebagai figur yang paling berhasil menyedot, sekaligus mengelola perhatian publik sepanjang tahun pertamanya menjabat."

"Selain itu, harmonisasi dengan legislatif adalah kunci menjaga stabilitas pemerintahan," katanya.

Baca juga: Surati Kementerian Keuangan, Dedi Mulyadi Minta Pencairan TKD Jawa Barat Rp 1 Triliun

Selengkapnya berikut daftar peringkat gubernur terkait pemberitaan dan engagement di media sosial:

Gubernur dengan Pemberitaan Tertinggi

1. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

- Media online: 194,4 ribu
- Media cetak: 16,1 ribu
- Media elektronik: 4,6 ribu

2. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung

- Media online: 153 ribu
- Media cetak: 8,9 ribu
- Media elektronik: 8,3 ribu

3. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

- Media online: 82,7 ribu
- Media cetak: 8,3 ribu
- Media elektronik: 1,5 ribu

Gubernur dengan Engagement Tertinggi

1. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

- X: 68,6 ribu pembicaraan
- Facebook: 103,2 ribu pembicaraan
- Instagram: 462,5 ribu pembicaraan
- TikTok: 1,7 juta pembicaran
- YouTube: 1,1 juta pembicaraan
- Threads: 21,4 ribu pembicaraan

2. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung

- X: 24,3 ribu pembicaraan 
- Facebook: 84,2 ribu pembicaraan
- Instagram: 119,8 ribu pembicaraan
- TikTok: 279 ribu pembicaraan
- YouTube: 85,4 ribu pembicaraan

3. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem

- X: 19,8 ribu pembicaraan
- Facebook: 14,7 ribu pembicaraan
- Instagram: 103,9 ribu pembicaraan
- TikTok: 107,6 ribu pembicaraan
- YouTube: 45,6 ribu pembicaraan
- Threads: 2,6 ribu pembicaraan

Baca juga: Survei Terbaru: Elektabilitas Prabowo Teratas, Anies, Dedi Mulyadi, Purbaya dan Ganjar Masuk 5 Besar

Gubernur Paling Banyak Diberitakan Positif

1. Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang

- Media online: 9,8 ribu 
- Media cetak: 1,1 ribu
- Media elektronik: 64
- 94 persen pemberitaan positif

2. Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka

- Media online: 36,1 ribu
- Media cetak: 597
- Media elektronik: 16
- 93 persen pemberitaan positif

3. Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran

- Media online: 31,7 ribu
- Media cetak: 4,1 ribu
- Media elektronik: 95
- 92 persen pemberitaan positif

Gubernur Paling Banyak Diperbincangkan Positif di Medsos

1. Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail

- X: 96 kali perbincangan
- Facebook: 237 kali perbincangan
- Instagram: 235 kali perbincangan
- TikTok: 311 kali perbincangan
- Threads: 73 kali diperbincangkan
- 52 persen perbincangan positif

2. Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran

- X: 746 kali perbincangan
- Facebook: 304 perbincangan
- Instagram: 2,9 ribu perbincangan
- TikTok: 717 perbincangan
- YouTube: 834 perbincangan
- Threads: 182 perbincangan
- 47 persen perbincangan positif

3. Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang

- X: 41 perbincangan
- Facebook: 53 perbincangan
- Instagram: 480 perbincangan
- TikTok: 513 perbincangan
- YouTube: 199 perbincangan
- Threads: 23 perbincangan
- 41 persen perbincangan positif

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved