Senin, 13 April 2026

Tanggal 25 Februari 2026 Memperingati Hari Apa? Ada 3 Momen Penting

Terdapat 3 peringatan penting pada tanggal 25 Februari 2026 yaitu Hari Ketenangan, Hari Kemeja Pink dan Hari Kacang Berlapis Cokelat Nasional.

aceh.kemenag.go.id
MOMEN 25 FEBRUARI 2026 - Tangkapan layar laman aceh.kemenag.go.id pada Selasa (24/2/2026). Terdapat 3 peringatan penting pada tanggal 25 Februari 2026 yaitu Hari Ketenangan, Hari Kemeja Pink dan Hari Kacang Berlapis Cokelat Nasional. 

Peringatan ini menjadi simbol perlawanan terhadap perundungan (bullying).

Gerakan ini bermula di Berwick, Nova Scotia, Kanada, pada 2007. 

Dua siswa, Travis Price dan David Shepherd, membeli dan membagikan puluhan kaus merah muda sebagai bentuk solidaritas kepada seorang siswa yang dirundung karena mengenakan baju berwarna tersebut di hari pertama sekolah. Aksi sederhana itu berkembang menjadi kampanye global.

Seiring waktu, sejumlah tokoh Kanada seperti Rodney MacDonald dan Gordon Campbell turut menetapkan hari khusus untuk meningkatkan kesadaran anti-perundungan di wilayahnya.

Kampanye ini menyoroti dampak serius perundungan terhadap kesehatan mental anak dan remaja. 

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa korban bullying berisiko mengalami trauma berkepanjangan, depresi, bahkan tindakan menyakiti diri sendiri. 

Karena itu, Pink Shirt Day biasanya diisi dengan kegiatan edukasi, diskusi di sekolah dan tempat kerja, pembagian materi kampanye, serta ajakan menciptakan lingkungan yang aman.

3. National Chocolate Covered Nut Day (Hari Kacang Berlapis Cokelat Nasional)

Tanggal 25 Februari juga dirayakan sebagai National Chocolate Covered Nut Day, hari untuk merayakan kombinasi lezat antara kacang dan cokelat.

Sejarah cokelat sendiri berakar dari peradaban kuno Mesoamerika. Bangsa Aztec dan Maya mengolah biji kakao menjadi minuman pahit yang digunakan dalam ritual dan dianggap sebagai minuman para dewa. 

Cokelat baru dikenal di Eropa pada abad ke-16 setelah diperkenalkan oleh penjelajah Spanyol, termasuk Hernan Cortes. 

Di Eropa, cokelat kemudian diberi tambahan gula agar rasanya lebih manis.

Perkembangan berikutnya menghadirkan berbagai inovasi, termasuk perpaduan cokelat dengan kacang.

Di Italia pada abad ke-19, dikenal pasta cokelat dan hazelnut bernama gianduja. 

Lalu pada 1876, pembuat cokelat Swiss Daniel Peter berhasil menciptakan cokelat susu dengan menambahkan susu bubuk ke dalam adonan cokelat.

 Sejak abad ke-20, perusahaan-perusahaan besar mulai memproduksi kacang berlapis cokelat secara massal, menjadikannya camilan populer di berbagai negara.

Meski asal-usul hari peringatannya tidak sepenuhnya jelas, jutaan orang merayakannya dengan menikmati camilan favorit ini sebagai bentuk apresiasi terhadap sejarah panjang dan inovasi dunia kuliner.

(Tribunnews.com/Farra)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved