Safari Ramadan Kasatgas PRR, Hadirkan Harapan bagi Penyintas
Kasatgas Tito meninjau langsung wilayah terdampak bencana di Aceh pada awal bulan Ramadan dalam rangkaian Safari Ramadan.
Usai dari Bireuen, Tito bertolak ke Kabupaten Pidie Jaya untuk meninjau lahan persawahan yang tertutup lumpur akibat banjir di Kecamatan Meurah Dua, Sabtu siang (21/2/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Tito menekankan pentingnya dukungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk mempercepat pemulihan lahan terdampak agar kembali produktif. Ia menjelaskan sekitar 1.500 hektare (ha) sawah masyarakat mengalami kerusakan berat akibat tertutup lumpur tebal, dengan ketebalan mencapai 50 sentimeter hingga 1 meter di beberapa titik.
Tito mengatakan, kondisi tersebut perlu segera ditangani mengingat Kabupaten Pidie Jaya merupakan salah satu lumbung pangan daerah dengan total luas pertanian sekitar 8.800 ha. Jika tidak segera direhabilitasi, kata Tito, kerusakan lahan berpotensi menurunkan produksi padi dalam waktu dekat.
“Mudah-mudahan nanti Pak Mentan Andi Amran Sulaiman memberikan perhatian agar lahan ini bisa segera kembali produktif,” kata Tito.
Tito menutup rangkaian kunjungan di Aceh dengan salat Subuh berjemaah di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Minggu (22/2/2026). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kunjungannya ke berbagai daerah di Aceh pada awal Ramadan tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga untuk memantau langsung progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Tito menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari amanah yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepadanya selaku Kasatgas PRR Pascabencana Wilayah Sumatra. Ia menambahkan bahwa tugas tersebut merupakan bagian dari ibadah dalam membantu masyarakat.
Dalam kunjungan terakhirnya, Tito juga menyerahkan ratusan paket perlengkapan ibadah, termasuk wakaf Al-Qur’an dari Presiden Prabowo untuk masyarakat Aceh.
Selama kunjungan di Aceh, Tito didampingi oleh Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri, Safrizal ZA, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah TM Daud, serta para kepala daerah setempat. (*)
Baca juga: Kasatgas Tito Tegaskan Relokasi Serta Percepatan Huntara bagi Warga Terdampak Banjir Aceh Utara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kasatgas-Tito-Safari-Ramadan-252.jpg)