Sabtu, 11 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

DPR Dukung Penuh Keputusan Prabowo Jadi Mediator AS-Iran: Langkah Diplomatik yang Baik

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem mendukung Prabowo yang ingin menjadi mediator AS-Iran karena dinilai sebagai langkah yang tepat.

Penulis: Rifqah

Ringkasan Berita:
  • Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini menyatakan dukungan kepada Prabowo yang ingin menjadi mediator AS-Iran karena dinilai sebagai langkah yang tepat
  • Amelia menambahkan, Prabowo juga sudah berperan aktif dalam memperjuangkan perdamaian dunia, terutama untuk rakyat Gaza, Palestina, dengan bergabung Board of Peace (BoP)
  • Berbeda dengan Amelia, eks Dubes RI untuk Iran, Dian Wirengjurit, justru menyebut Iran tidak akan suka jika Indonesia menjadi mediator.

 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, mendukung penuh keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mau menjadi mediator Amerika Serikat (AS) dan Iran demi menciptakan keamanan yang kondusif di kawasan Timur Tengah.

Kabar tersebut sebelumnya disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI saat memberikan pernyataan resmi terkait serangan AS dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Kemlu mengatakan bahwa Prabowo siap terbang ke Teheran, Iran, untuk memediasi kedua belah pihak.

Namun, banyak pihak juga yang menentang keputusan Prabowo tersebut karena dianggap terlalu terburu-buru dan Iran diklaim tidak akan menyukainya.

Meski demikian, DPR tetap menyatakan dukungan tersebut kepada Prabowo karena dinilai sebagai langkah yang tepat.

"Kami sangat mendukung langkah yang diambil oleh Bapak Presiden dan saya rasa ini adalah kepala negara, salah satu pertama yang menyatakan kesiapan untuk menjadi mediator bagi negara yang sedang berkonflik dalam hal ini Iran-Israel dan juga di-backup oleh Amerika," katanya, Minggu (1/3/2026), dikutip dari YouTube Kompas TV.

"Saya rasa itu adalah langkah yang tepat sebagai bagian dari komunitas internasional dan merupakan langkah diplomatik yang sangat baik," sambung Amelia.

Amelia menambahkan, Prabowo juga sudah berperan aktif dalam memperjuangkan perdamaian dunia, terutama untuk rakyat Gaza, Palestina.

Hal itu, kata Amelia, dibuktikan dengan bergabungnya Prabowo dalam Board of Peace (BoP) bentukan Presiden AS, Donald Trump.

"Masuk ke dalam BoP itu adalah langkah diplomatik yang menurut saya juga baik. Tetapi ini saya melihatnya pada perspektif ikhtiar ya, sebuah usaha diplomatik begitu."

"Kalau kita tidak ada di dalam, bagaimana kita bisa memediasi pihak-pihak hasil berkonflik? Paling tidak kalau ada di dalam, kita bisa bersuara, kita bisa bersuara dan positioning kita kan jelas," papar Amelia.

Baca juga: Prabowo Siap Jadi Mediator AS-Iran, Eks Dubes: Iran Tak Akan Suka, Indonesia Sudah di Pihak Amerika

Apalagi, menurut Amelia, dalam BoP itu banyak negara-negara di Timur Tengah juga yang bergabung untuk mendorong upaya perdamaian dunia.

"Seperti Saudi Arabia kemudian juga Qatar, Turki dalam hal ini juga berperan aktif juga menyuarakan agar segera ditemukan two state solution dalam konflik Palestina dan Israel," katanya.

Sebelumnya, Indonesia memutuskan bergabung BoP dengan  tujuan mendorong komitmen kemanusiaan dan upaya perdamaian dunia, khususnya bagi rakyat Palestina.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved