OTT KPK di Pekalongan
Pemeriksaan Pejabat Pemkab Pekalongan Berlanjut, Aset Terkait Bupati Ikut Disasar
KPK segel aset diduga terkait Bupati Fadia Arafiq, delapan kendaraan ikut disita usai OTT di Pekalongan
Ringkasan Berita:
- Komisi Pemberantasan Korupsi memperluas penyegelan pasca-OTT di Pekalongan hingga ke aset yang diduga terkait Bupati Fadia Arafiq, termasuk salon miliknya dan delapan kendaraan dinas
- Sejumlah pejabat diperiksa di Mapolres sebelum diberangkatkan ke Jakarta
- Polisi menyebut pemeriksaan masih tahap pendalaman dan belum menetapkan status hukum.
TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi di Kabupaten Pekalongan tak hanya menyasar ruang-ruang strategis di kompleks pemerintahan.
Penyidik juga memperluas penyegelan hingga ke aset yang diduga berkaitan dengan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
Selain kantor di lingkungan Setda, tim KPK turut memasang segel di rumah salon milik Fadia di Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Selasa (3/3/2026).
Pagar besi salon tertutup rapat dan tidak terlihat aktivitas di dalamnya.
Restoran Bigboss di Jalan Diponegoro terpantau tutup, meski tidak ditemukan adanya segel KPK di lokasi tersebut.
Langkah ini menandai eskalasi penyelidikan yang tidak lagi terbatas pada ruang kerja birokrasi, melainkan juga menyentuh aset yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang tengah didalami.
Baca juga: Sosok Ashraff Abu, Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Anggota DPR RI Berharta Rp42 Miliar
Delapan Kendaraan Ikut Disegel
Pantauan Tribunjateng.com, Selasa (3/3/2026) sore, di halaman Rumah Dinas Bupati Pekalongan, sedikitnya delapan kendaraan terlihat dipasangi stiker segel KPK. Segel ditempel pada kaca depan dan handel pintu sisi pengemudi.
Beberapa kendaraan yang tampak di lokasi antara lain Denza D9, Toyota Fortuner, Toyota Camry, Mitsubishi Xpander, Hyundai, serta mobil listrik produksi Wuling.
Suasana berbeda terlihat di halaman Polres Pekalongan Kota pada Selasa (3/3/2026) siang.
Di tengah pemeriksaan pejabat Pemkab Pekalongan oleh penyidik KPK, beberapa momentum justru memperlihatkan sisi manusiawi dari peristiwa besar yang sedang berlangsung.
Beberapa keluarga dan orang terdekat tampak datang membawa pakaian ganti dan perlengkapan mandi untuk para pejabat yang sedang jalani pemeriksaan.
Ada yang masih mengenakan seragam dinas Pemkab Pekalongan saat menyerahkan tas berisi kebutuhan pribadi tersebut.
Sekira pukul 14.14, satu persatu perlengkapan itu diantar ke dalam gedung.
Wajah-wajah tegang tak terelakkan. Sebagian memilih menunduk, sebagian lain berjalan cepat tanpa banyak bicara.
Sebelumnya, sekira pukul 14.05, beberapa anggota penyidik KPK berpakaian santai terlihat keluar dari gedung Mapolres Pekalongan Kota.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Fadia-Arafiq1122222.jpg)