Rabu, 20 Mei 2026

Dewan Perdamaian

Pesan MUI ke Presiden Prabowo soal Board of Peace: Keluar Saja Jika Tak Ada Celah Perdamaian

MUI menegaskan dari awal tujuan Indonesia bergabung BoP untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina, bukan membantu perdamaian AS-Israel dan Iran.

Tayang:
Penulis: Rifqah

Ringkasan Berita:
  • MUI mengatakan, jika ikut dalam BoP itu tidak ada manfaatnya bagi Indonesia, dia menyarankan agar Prabowo segera keluar saja.
  • MUI menegaskan bahwa dari awal tujuan Indonesia bergabung BoP adalah untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina, bukan untuk membantu perdamaian AS-Israel dan Iran.
  • Meski terdapat keterkaitan antara perang AS-Israel dan Iran, menurut Marsudi tetap saja tujuan Indonesia di BoP adalah memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Marsudi Syuhud, menyampaikan pesan untuk Presiden Prabowo Subianto agar keluar dari Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian, jika tidak ada celah perdamaian yang bisa diperjuangkan.

BoP itu merupakan bentukan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang berisikan 20 poin perdamaian untuk Gaza dan disetujui oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada 18 November 2025.

20 poin perdamaian yang diajukan Trump dan didukung PBB itu berisi rencana bahwa Gaza akan menjadi zona bebas teror dan deradikalisasi, Gaza dibangun kembali untuk kepentingan rakyat Gaza.

Bila perang berakhir, maka pasukan Israel akan mundur, pembebasan sandera, tuntutan agar Hamas hidup damai dan menonaktifkan senjata, hingga bantuan untuk Gaza.

Oleh karena itu, Indonesia pun memutuskan bergabung BoP dengan tujuan mendorong komitmen kemanusiaan dan upaya perdamaian dunia, khususnya bagi rakyat Palestina.

Namun, setelah konflik antara AS-Israel dan Iran memanas, banyak pihak yang meminta Prabowo untuk keluar dari BoP.

Marsudi pun mengatakan, jika ikut dalam BoP itu tidak ada manfaatnya bagi Indonesia, dia menyarankan agar Prabowo segera keluar saja.

"MUI menyampaikan pesannya kalau kira-kira di situ maslahatnya kurang ya keluar saja," katanya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Kamis (5/3/2026).

Marsudi lantas menegaskan bahwa dari awal tujuan Indonesia bergabung BoP adalah untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina, bukan untuk membantu perdamaian AS-Israel dan Iran.

"Permintaannya jelas, ini kita harus berbuat untuk damai. Tapi BoP job-nya adalah perbuatan damai di Gaza dan di Palestina, BoP kan dari kemarin tidak ada job-nya untuk Iran."

"Pokoknya harus perdamaian yang dicita-citakan, yang diinginkan, apalagi kalau keinginan publik yang lebih luas lagi, Palestina harus merdeka, intinya kan di situ ini kalau ngomong BoP," tegasnya.

Baca juga: MUI Hingga Guru Besar Desak Pemerintah Segera Keluar dari Board of Peace, Bagaimana Respons Prabowo?

Prabowo sebelumnya disebutkan siap menjadi mediator antara AS dan Iran demi menciptakan keamanan yang kondusif di kawasan Timur Tengah.

Bahkan, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan bahwa Prabowo siap terbang ke Teheran, Iran, untuk memediasi kedua belah pihak.

Meski terdapat keterkaitan antara perang AS-Israel dan Iran, menurut Marsudi tetap saja tujuan Indonesia di BoP adalah memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved