Iran Vs Amerika Memanas
Cak Imin Klaim Diplomasi Prabowo Hadapi Perang AS-Iran untuk Jaga Kepentingan Nasional
Cak Imin mengatakan pertemuan tersebut untuk memperkuat persatuan nasional dalam menghadapi perang Amerika Serikat dan Iran.
Ringkasan Berita:
- Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ungkap alasan Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah ulama pimpinan pondok pesantren, dan pimpinan ormas di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis (5/3/2026) malam.
- Cak Imin mengatakan pertemuan tersebut untuk memperkuat persatuan nasional dalam menghadapi perang Amerika Serikat dan Iran.
- Langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto, kata Cak Imin, untuk mendorong perdamaian dunia.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ungkap alasan Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah ulama pimpinan pondok pesantren, dan pimpinan ormas di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis (5/3/2026) malam.
Cak Imin mengatakan pertemuan tersebut untuk memperkuat persatuan nasional dalam menghadapi perang Amerika Serikat dan Iran.
Baca juga: Cak Imin Soroti Kasus Bunuh Diri Anak: Kesehatan Mental Jadi Agenda Strategis Nasional
"Tadi malam juga dengan para ulama, para kiai, intinya bahwa kita harus rapatkan barisan, perkokoh kekompakan untuk menghadapi tantangan-tantangan akibat dampak perang Amerika dan Iran,” kata Cak Imin di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto, kata Cak Imin, untuk mendorong perdamaian dunia.
Baca juga: Atase Ketenagakerjaan Beralih ke Kementerian P2MI, Cak Imin: Anggaran Sedang Diurus ke Kemenkeu
Meski begitu, Cak Imin mengatakan langkah diplomasi ini juga untuk kepentingan nasional Indonesia.
"Jadi dengan semangat itu kita atasi. Yang kedua, mau Board of Peace (BoP), mau peran perdamaian yang diambil oleh Pak Presiden, mau diplomasi yang digunakan semua, maupun kerja sama bilateral, multilateral, semua ini adalah untuk kepentingan nasional. The first, tujuan utama adalah untuk kepentingan nasional," ujarnya.
Cak Imin juga menanggapi sejumlah pandangan sinis terhadap kerja sama Indonesia dengan negara lain, termasuk dengan Amerika Serikat.
Menurutnya, kritik tersebut muncul karena tidak memahami kerangka besar kebijakan luar negeri pemerintah.
"Jadi, kita harus mengutamakan kepentingan. Terutama kalau ada yang sinis terhadap hasil kerja sama Indonesia-Amerika misalnya, mereka nggak paham bahwa ini adalah dalam kerangka menjaga kekuatan nasional kita sendiri," katanya.
Ia menegaskan bahwa kerja sama internasional tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, termasuk pertumbuhan industri dan ekspor Indonesia.
Baca juga: Menko PM Cak Imin Lantik Dirut BPJS Kesehatan Baru Purnawirawan TNI Prihati Pujiwaskito
"Agar industri kita tetap tumbuh, ekspor kita baik, hubungan perdagangan menguntungkan, nah itu yang paling penting," pungkas Cak Imin.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah ulama pimpinan pondok pesantren, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis malam, (6/3/2026).
Pertemuan berlangsung selama kurang lebih 4 jam mulai pukul 19.30 WIB hingga tengah malam. Pertemuan tersebut dihadiri oleh 158 tokoh dari 86 organisasi Islam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/cak-imin-kesehatan-mental.jpg)