Rabu, 29 April 2026

Qodari Bedah Urgensi Program CKG Prabowo: Cek Gratis Rp2 Juta atau Bayar Operasi Rp500 Juta?

Pemerintah meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Dodi Esvandi
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari (dua dari kanan) didampingi Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan; Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; Pratikono, serta Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, menyampaikan update Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan strategi prioritas Presiden Prabowo untuk menggeser fokus layanan kesehatan dari kuratif (mengobati) menjadi preventif (mencegah).
  • Deteksi dini melalui CKG senilai Rp1–2 juta per orang dapat menghindarkan masyarakat dari biaya pengobatan yang membengkak, seperti operasi jantung senilai Rp500 juta atau biaya cuci darah hingga Rp420 juta.
  • Qodari menegaskan bahwa program ini bertujuan membangun kualitas SDM Indonesia yang sehat tanpa beban biaya.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto

Program ini menekankan pentingnya pencegahan penyakit sebelum berkembang menjadi serius dan menelan biaya pengobatan yang sangat besar.

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menegaskan, CKG adalah langkah besar untuk menggeser paradigma kesehatan dari kuratif menjadi preventif. 

“Dengan CKG, masyarakat bisa mendeteksi penyakit lebih dini. Pencegahan jauh lebih murah dibandingkan biaya pengobatan ketika penyakit sudah parah,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (11/3/2026).

Qodari memaparkan data yang cukup mengejutkan mengenai perbandingan biaya deteksi dini dibandingkan pengobatan tahap lanjut. 

Qodari menjelaskan, biaya pemeriksaan CKG per orang hanya sekitar Rp1–2 juta. 

Menurutnya, jika satu orang mendapatkan fasilitas CKG senilai Rp1 juta hingga Rp2 juta, negara sebenarnya sedang menyelamatkan warga dari potensi kerugian finansial yang masif di masa depan.

Bandingkan dengan pengobatan hipertensi yang bisa mencapai Rp3–9 juta per tahun, atau operasi bypass jantung yang menelan biaya Rp80–500 juta. 

Baca juga: Pemerintah Targetkan Akhir 2026 Cek Kesehatan Gratis Capai 200 Juta Penerima Manfaat

Pemasangan ring jantung pun berkisar Rp40–100 juta per tindakan.

Hal serupa terjadi pada penyakit kronis lain. 

Diabetes membutuhkan biaya hingga Rp18 juta per tahun, sementara gagal ginjal dengan cuci darah bisa mencapai Rp420 juta per tahun. 

“Dengan deteksi dini lewat CKG, beban biaya kesehatan bisa ditekan secara signifikan,” kata Qodari.

Lebih dari sekadar angka, program ini diyakini akan memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. 

“Bangsa yang sehat adalah fondasi pembangunan. Melalui CKG, Presiden Prabowo ingin memastikan masyarakat bisa memeriksakan kesehatan tanpa dipungut biaya, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan fasilitas layanan kesehatan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved