Kamis, 23 April 2026

Mudik Lebaran 2026

VIDEO Penumpang Feri Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Melonjak 9,4 Persen, ASDP Siapkan Diskon Tarif

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi jumlah penumpang kapal feri selama periode mudik tahun ini akan meningkat sekitar 9,4 persen

Ringkasan Berita:
  • PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi jumlah penumpang kapal feri saat mudik Lebaran 2026 meningkat 9,4 persen menjadi sekitar 5,8 juta orang.
  • Jumlah kendaraan yang menyeberang juga diperkirakan naik 9,3 persen atau mencapai 1,4 juta unit di 15 lintasan penyeberangan nasional.
  • Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP menyiapkan diskon tarif, skema satu tarif Merak–Bakauheni, serta peningkatan fasilitas dan layanan di pelabuhan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan kembali memicu lonjakan mobilitas masyarakat di jalur penyeberangan.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi jumlah penumpang kapal feri selama periode mudik tahun ini akan meningkat sekitar 9,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Total penumpang diperkirakan mencapai sekitar 5,8 juta orang.

Selain penumpang, jumlah kendaraan yang menyeberang juga diprediksi meningkat 9,3 persen atau mencapai sekitar 1,4 juta unit kendaraan di 15 lintasan penyeberangan yang menjadi pantauan nasional.

Direktur Operasional dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry, Rio Lasse, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk menghadapi lonjakan arus mudik tersebut.

“Kami memastikan seluruh elemen operasional telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari kesiapan armada hingga kualitas fasilitas dan layanan di pelabuhan,” kata Rio dalam acara media gathering di Kantor ASDP Indonesia Ferry, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Menurut Rio, peningkatan pelayanan dilakukan agar perjalanan masyarakat selama periode Lebaran tetap aman dan nyaman.

Diskon Tarif Penyeberangan

Sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran arus mudik, ASDP juga memberikan stimulus diskon tarif penyeberangan.

Diskon tersebut berupa stimulus diskon 100 persen tarif jasa pelabuhan, yang setara dengan sekitar 21,9 persen dari total tarif penyeberangan, pada 7 lintasan dan 14 pelabuhan.

Kebijakan ini berlaku bagi penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA reguler, serta pejalan kaki dan kendaraan golongan II pada layanan express.

Selain itu, ASDP juga menerapkan skema satu tarif (single tarif) khusus untuk lintasan Merak–Bakauheni.

Skema ini berlaku untuk keberangkatan Merak–Bakauheni pada 13 Maret pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret pukul 15.00 WIB.

Sementara untuk arus balik Bakauheni–Merak pada 23 Maret pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret pukul 24.00 WIB bagi kendaraan golongan I hingga VIA.

Skema satu tarif dan peniadaan tarif eksekutif ini sebagai upaya mempercepat bongkar muat dan memangkas waktu tunggu penumpang.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved