BRIN: Tingkat Kepercayaan Terhadap Kepolisian Tergantung Budaya Masyarakat
Menurut Syafuan, jika budaya hukum masyarakat tinggi, maka akan mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat ke pihak kepolisian.
Lebih lanjut, Fauzan juga turut menyinggung layanan call centre 110 Polri.
Menurut dia, layanan tersebut sangat efektif dan langsung dirasakan masyarakat terkait respon cepat Polri.
Dia menunjukkan bahwa hal itu dirasakan oleh masyarakat di Batam yang resah dengan kegiatan balap liar.
"Aduan masyarakat terkait kegiatan balap liar di sekitar Jalan Raya Kota Batam, langsung di respon cepat oleh Polsek Batu Ampar, Kota Batam. Ini menunjukan bahwa polri komitmen menjaga Kamtibmas tetap kondusif di tengah bulan Ramadan," jelas dia.
Lebih lanjut, Fauzan juga menekankan bahwa masyarakat Indonesia harus bisa menyaring setiap berita yang dikonsumsi baik dari media sosial maupun media mainstream.
Menurut dia, tidak cukup hanya membaca jika tidak cari kebenaran yang fakta.
"Soalannya kita kurang konfirm atas informasi yang beredar di sosial media atau berita online, tanpa cek kebenaran dan fakta. Lebih masalah lagi, ada yang memang menolak terkait kinerja baik yang telah dilakukan oleh polri selama ramadan dengan membuat framing dan persepsi yang buruk," pungkas Fauzan Ohorella.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Speakup-Kamtibmas-antara-FPIR-BRIN.jpg)