Pendaftaran Haji Tercatat Lewati Target Hingga 488 Ribu Orang, Pendaftar Gen Z Melonjak
BPKH mencatat jumlah pendaftar haji melampaui target pada 2025. Tercatat jumlah pendaftar mencapai sekitar 488.000 orang,
Ringkasan Berita:
- BPKH mencatat jumlah pendaftar haji mencapai sekitar 488.000 orang
- Lonjakan pendaftar tersebut juga berdampak pada setoran awal haji yang masuk ke BPKH
- BPKH mencatat tren meningkatnya pendaftar dari kalangan generasi muda
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatat jumlah pendaftar haji melampaui target pada 2025.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander, mengatakan jumlah pendaftar mencapai sekitar 488.000 orang, melampaui target yang dipatok sebanyak 422.000 jemaah.
"Targetnya 422.000 jemaah yang mendaftar, tetapi ini sudah sekitar 488.000,” ujar Harry dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).
Hal tersebut dikatakan Harry dalam kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pengelolaan Keuangan Haji dengan Mitra Perhajian sekaligus peluncuran program strategis Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah di Jakarta.
Menurutnya, lonjakan pendaftar tersebut juga berdampak pada setoran awal haji yang masuk ke BPKH.
Baca juga: Kirim 108.075 Paket Sembako ke Berbagai Provinsi, BPKH: Pengelolaan Dana Haji Harus Bermanfaat
Dari target dana sekitar Rp 11 triliun, realisasinya kini telah mencapai sekitar Rp 14,7 triliun.
BPKH juga mencatat tren meningkatnya pendaftar dari kalangan generasi muda.
Saat ini, kelompok generasi Z dan milenial mencapai sekitar 25 persen dari total daftar tunggu haji.
Baca juga: Revisi UU Pengelolaan Haji, BPKH Gandeng Danantara dan BUMN untuk Perkuat Dana Haji
"Gen Z menarik dengan isu Green, isu lingkungan. Mereka sangat tertarik dengan isu ini," katanya.
Harry menyebut fenomena tersebut cukup menggembirakan karena menunjukkan kepedulian generasi muda untuk menunaikan ibadah haji.
Berdasarkan riset yang dilakukan BPKH, generasi Z memiliki kecenderungan mencari pengalaman yang bernilai sebagai bentuk self reward.
"Teman-teman Gen Z ini memang suka dengan self reward, seperti jalan-jalan ke alam yang indah, ke taman nasional, atau ke tempat seperti Raja Ampat. Ketertarikan terhadap alam dan lingkungan ini ternyata juga bisa menjadi pintu masuk untuk mengajak mereka merencanakan haji sejak muda," ujarnya.
Harry menjelaskan, salah satu faktor yang mendorong adalah keterlibatan tokoh-tokoh Islam dalam mengajak umat untuk merencanakan ibadah haji sejak dini.
Selain itu, pendekatan isu lingkungan yang diusung dalam program bersama Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah juga menarik perhatian generasi muda.
"Ini menarik karena keterlibatan para tokoh Islam mengajak umat agar bisa berhaji. Ditambah lagi isu yang dekat dengan generasi muda seperti isu green atau lingkungan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/thawaf-kakbah.jpg)