Minggu, 12 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Polda Banten Siapkan Pelabuhan Indah Kiat Sebagai Buffer Zone Jika Merak Macet di Puncak Arus Mudik

Polda Banten menyiapkan Pelabuhan Indah Kiat sebagai area kantong parkir darurat tambahan jika kemacetan parah terjadi di Pelabuhan Merak.

Tribunnews.com/Alfarizy
KAPOLDA BANTEN - Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, saat ditemui di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Selasa (17/3/2026). Polda Banten menyiapkan Pelabuhan Indah Kiat sebagai area kantong parkir darurat atau buffer zone tambahan jika kemacetan parah terjadi di Pelabuhan Merak. 

Ringkasan Berita:
  • Polda Banten siapkan Pelabuhan Indah Kiat sebagai buffer zone tambahan pemudik
  • Delaying system diterapkan di Tol Tangerang-Merak untuk kendalikan arus kendaraan
  • Ribuan personel gabungan disiagakan guna memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik

 

TRIBUNNEWS.COM, SERANG Polda Banten menyiapkan Pelabuhan Indah Kiat sebagai area kantong parkir darurat atau buffer zone tambahan jika kemacetan parah terjadi di Pelabuhan Merak.

Langkah itu diambil menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026 yang diprediksi jatuh pada Rabu (18/3/2026) dini hari.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, menyebut hal itu diambil jika kapasitas parkir di tujuh dermaga utama Pelabuhan Merak sudah tidak lagi mampu menampung volume kendaraan pemudik.

"Di dalam kantong parkir atau buffer zone Pelabuhan Merak, untuk tujuh dermaga itu bisa menampung sekitar 4.000 kendaraan pribadi termasuk bus. Manakala di sana penuh, maka kami akan alihkan kantong parkir ke Indah Kiat," ujar Irjen Pol Hengki di Dermaga Eksekutif Merak, Selasa (17/3/2026).

Menurut Hengki, Pelabuhan Indah Kiat disiapkan bukan sebagai titik kemacetan baru, melainkan sebagai tempat antrean yang teratur bagi masyarakat yang menunggu jadwal naik kapal.

"Indah Kiat bisa menampung untuk antrean ya, bukan terjadi kemacetan. Di sana bisa menampung hingga 2.000 kendaraan pribadi," jelasnya.

Selain menyiapkan kantong parkir cadangan, Polda Banten juga menerapkan skema penundaan kendaraan atau delaying system di ruas Tol Tangerang-Merak.

Skenario ini akan diberlakukan mulai dari Kilometer (KM) 43 hingga KM 47 arah Merak guna memastikan arus masuk ke pelabuhan tetap terkendali.

Baca juga: Puncak Arus Mudik di Merak Diprediksi 18 Maret Dini Hari, Imbas Karyawan Swasta Mulai Cuti Bersama

Guna mengurai konsentrasi massa di satu titik, Kapolda menegaskan pembagian rute penyeberangan berdasarkan jenis kendaraan.

Pelabuhan Merak digunakan untuk melayani pejalan kaki, mobil pribadi, dan bus. Pelabuhan Ciwandan (Pelindo & KBS) khusus pengendara motor (kapasitas 4.800 unit) dan kendaraan golongan 5 & 6B. Sementara Pelabuhan BBJ Bojonegara: Khusus truk logistik sumbu tiga (golongan 7, 8, dan 9).

"Untuk Pelabuhan BBJ, alhamdulillah sampai hari ini tersisa kurang lebih 250 kendaraan lagi. Insyaallah nanti malam habis, sehingga arus logistik sumbu tiga menjadi lebih lancar," tambah Kapolda.

Dalam pengamanan mudik kali ini, sebanyak 3.968 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait disiagakan di sepanjang jalur arteri maupun tol.

Aparat keamanan tersebut tersebar di 57 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, hingga pos terpadu penanggulangan bencana.

"Personel sudah kami gelar dari KM 43 sampai empat pelabuhan yang ada. Kami berkolaborasi dan berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik," tegasnya.

FOTO: Situasi terkini di Dermaga Eksekutif Merak, Banten, sekira pukul 22.30 WIB, Selasa (17/3/2026). (Tribunnews/Alfarizy)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved