Kamis, 16 April 2026

Lebaran 2026

Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Bakal Diberlakukan One Way, Contra Flow, hingga Ganjil Genap

Inilah jadwal puncak arus balik Lebaran 2026. Sistem One Way, Contra Flow, hingga Ganjil Genap akan kembali diberlakukan.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
MUDIK 2026 - Sejumlah kendaraan melintasi Jalur Selatan Malangbong yang dipantau melalui drone di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (19/3/2026). Inilah jadwal puncak arus balik Lebaran 2026. Sistem One Way, Contra Flow, hingga Ganjil Genap akan kembali diberlakukan. 

Ringkasan Berita:
  • Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi selama tiga hari, yakni pada 24, 28, dan 29 Maret 2026.
  • Para pemudik diimbau untuk melakukan perjalanan arus balik Lebaran pada tanggal 25-27 Maret 2026. 
  • Menghadapi arus balik Lebaran 2026, pemerintah kembali akan memberlakukan pengaturan lalu lintas meliputi sistem one way (satu arah); contra flow; hingga ganjil-genap di sepanjang jalan tol Trans-Jawa.

TRIBUNNEWS.COM - Arus mudik Lebaran 2026 telah resmi berakhir seiring dengan ditetapkannya Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang jatuh pada Sabtu (21/3/2026).

Dalam beberapa hari ke depan, pemerintah akan fokus menghadapi arus balik Lebaran 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan mengatakan, puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi selama tiga hari, yakni pada 24, 28, dan 29 Maret 2026.

Guna mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas pada periode puncak arus balik, Aan pun mengimbau para pemudik untuk melakukan perjalanan arus balik Lebaran pada tanggal 25-27 Maret 2026. 

"Pemerintah telah memberikan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret, sehingga masyarakat diharapkan dapat kembali pada tanggal tersebut untuk mengurangi volume kendaraan," ujarnya saat melakukan monitoring pengamanan malam takbir Idul Fitri 1447 H di Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang pada akhir Maret 2026. 

Puncak arus balik Lebaran 2026 gelombang pertama diprediksi terjadi pada Selasa atau Rabu, 24 atau 25 Maret 2026.

Sementara puncak arus balik Lebaran 2026 gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Sabtu dan Minggu, 28 dan 29 Maret 2026.

"Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi di kisaran tanggal 24 atau 25 Maret 2026, dan yang kedua adalah tanggal 28 dan 29 Maret 2026," ujar Kapolri di Pos Pengamanan Terpadu Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (20/3/2026).

Ia menjelaskan, prediksi tersebut menjadi dasar bagi seluruh jajaran untuk menyiapkan langkah antisipasi, baik dari sisi rekayasa lalu lintas maupun pengamanan di lapangan.

Kapolri menekankan pentingnya strategi penguraian kepadatan, terutama di jalur-jalur utama seperti tol Trans Jawa, jalur arteri, serta titik-titik rawan kemacetan.

Baca juga: One Way Arus Balik Lebaran Disiapkan 24 Maret 2026, Korlantas Polri Siapkan Skenario Lalu Lintas

Pemerintah juga mendorong masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari penumpukan kendaraan pada puncak arus balik.

"Kementerian Perhubungan menyarankan agar masyarakat bisa menghindari puncak arus balik dengan menjalankan program work from anywhere (WFA) pada tanggal 25, 26, dan 27," katanya, dikutip dari tribratanews.sumut.polri.go.id.

Menurut Kapolri, kebijakan tersebut diharapkan mampu mendistribusikan pergerakan kendaraan sehingga tidak terfokus pada satu waktu tertentu.

Jadwal One Way, Contra Flow, hingga Ganjil Genap

Menghadapi arus balik Lebaran 2026, pemerintah kembali akan memberlakukan pengaturan lalu lintas meliputi sistem one way (satu arah); contra flow; hingga ganjil-genap di sepanjang jalan tol Trans-Jawa.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved