Profil dan Sosok
Dilantik Purbaya Jadi Sekjen Kemenkeu, Ini Profil Robert Leonard Marbun
Berikut profil dari Robert Leonard Marbun yang dilantik oleh Menkeu Purbaya menjadi Sekjen Kemenkeu pada hari ini.
Ringkasan Berita:
- Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik Robert Leonard Marbun menjadi Sekjen Kemenkeu pada Jumat (27/3/2026).
- Sebelumnya, ia menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
- Adapun Marbun merupakan lulusan HI Unpad, magister di Saitama University, dan doktoral di Kobe University.
- Dirinya tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp11,5 miliar.
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewan melantik Robert Leonard Marbun menjadi Sekjen Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Adapun Marbun menggantikan Heru Pambudi.
Purbaya pun memimpin pelantikan Marbun di Kantor Kemenkeu, Jakarta, pada Jumat (27/3/2026).
"Saya berjanji bahwa saya akan setia dan taat kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara."
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dan dengan penuh tanggung jawab. Bahwa saya, akan menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta menghindarkan dari perbuatan tercela. Kiranya Tuhan menolong saya," kata Marbun dalam sumpahnya.
Baca juga: Menkeu Purbaya Tegaskan MBG Tak Tutup Mata, Siap Efisiensi Besar-besaran dan Hemat Puluhan Triliun
Setelah mengucapkan sumpah, Marbun lantas menandatangani berita acara sebagai bentuk resminya dirinya menjabat sebagai Sekjen Kemenkeu.
Purbaya lantas berpesan kepada Robert melanjutkan apa yang sudah dibangun oleh pejabat sebelumnya dan memintanya untuk melakukan koordinasi secara tim.
“Kita harus belajar koordinasi, kerja tim itu yang ditunjukkan Heru di posisinya sekjen berhasil kerja tim yang bagus, Kalau nggak ada Bapak Heru pasti saya berantakan hari kesatu kedua ketiga," kata Purbaya.
Bendahara negara itu juga meminta agar Marbun bisa untuk menghadapi tantangan geopolitik yang kini tengah dihadapi.
Dia mengatakan hal tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi Kemenkeu.
“Sekarang geopolitik, kita bisa jaga BBM di level sekarang kita jago dibanding menteri negara-negara lain. Saya ditanya presiden gimana BBM? Aman Pak artinya ada tindakan kita bisa menyelematkan itu dan itu belum terpublikasikan baik di Kemenkeu. Pak Robert memastikan itu dipahami masyarakat” kata Purbaya.
Lalu seperti apa profil dari Robert Leonard Marbun. Berikut ulasannya dikutip dari berbagai sumber.
Baca juga: Menkeu Purbaya Setuju Wacana Gaji Menteri Dipotong Demi Efisiensi: Itu Bagus, Gaji Menteri Kegedean
Profil Robert Leonard Marbun
Robert Leonard Marbun merupakan sosok kelahiran Medan, Sumatra Utara (Sumut), pada 23 Juni 1970 atau saat ini berusia 55 tahun.
Dia merupakan lulusan Fakultas Hubungan Internasional (HI) dari Universitas Padjajaran (Unpad).
Selain itu, Marbun juga sempat menempuh pendidikan magister di Saitama University, Jepang, dengan mengambil jurusan Policy Analysis. Ia lulus pada tahun 2000.
Empat tahun berselang, dia juga dinyatakan lulus dan menyandang gelar doktor setelah menempuh pendidikan Philosophy in Economics di Kobe University.
Marbun bukanlah orang baru di lingkungan Kemenkeu. Dia pernah menjabat sebagai Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Bea Cukai pada tahun 2011.
Baca juga: Muak Indonesia Disebut Bakal Resesi, Purbaya Skakmat Pengamat: Ekonom Aneh!
Selanjutnya, pada Oktober 2012, dirinya menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi.
Pada tahun 2015, Marbun menduduki posisi sebagai Direktur Kepabeanan Internasional selama setahun.
Jabatan yang diemban oleh Marbun selanjutnya yakni Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga.
Marbun lantas dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara Kemenkeu pada 17 April 2018.
Lalu, ia pernah tercatat menjadi Komisioner PT Waskita Karya dan menjabat selama dua tahun dari 2019-2021.
Kemudian, Marbun juga sempat menjadi Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Harta Kekayaan Robert Leonard Marbun
Marbun tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp11,54 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK periodik 2024 yang dilaporkannya pada 8 Maret 2025.
Rincian harta kekayaannya berupa dua bidang tanah dan bangunan di Tangerang Selatan, Banten, senilai Rp4,37 miliar.
Baca juga: Purbaya Tak Terima Ekonomi RI Disebut Lagi Resesi, Beberkan Data Perekonomian Nasional Menggeliat
Selanjutnya, ia juga tercatat memiliki dua mobil merek Honda CR-V dan Honda HRV dengan total nilai Rp538 juta.
Marbun juga memiliki aset berupa harta bergerak lainnya senilai Rp50,5 juta, surat berharga Rp4,17 miliar, serta kas dan setara kas sebesar Rp2,43 miliar.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.