OTT KPK di Kementerian Tenaga Kerja
Noel Ebenezer Kembali Sindir Pimpinan KPK di Ruang Sidang, Kali Ini Beri Salam Dua Jempol
Noel Ebenezer kembali sindir pimpinan KPK saat jalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (30/3/2026), kali ini beri salam dua jempol.
Ringkasan Berita:
- Noel Ebenezer kembali sindir pimpinan KPK saat jalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (30/3/2026), kali ini beri salam dua jempol dengan gesture tak biasa.
- Gestur tidak biasa itu lantaran kedua ibu jari yang Noel acungkan berada di antara jari telunjuk dan jari tengahnya yang ia lipat ke bawah.
- Salam itu bermula ketika Noel menuding KPK kini diisi oleh orang-orang yang kerap berbohong.
- Kondisi itu menurut Noel tidak sesuai dengan slogan KPK yakni 'berani jujur itu hebat'.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel Ebenezer kembali menyindir pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat jalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (30/3/2026).
Adapun kali ini sindiran itu Noel ungkapkan dengan mengacungkan kedua ibu jari atau jempolnya namun dengan gestur yang tidak biasa.
Gestur tidak biasa itu lantaran kedua ibu jari yang Noel acungkan berada di antara jari telunjuk dan jari tengahnya yang ia lipat ke bawah.
Salam itu bermula ketika Noel menuding bahwa KPK kini diisi oleh orang-orang yang kerap berbohong.
Kondisi itu menurut Noel tidak sesuai dengan slogan yang selama ini dimiliki oleh KPK yakni 'berani jujur itu hebat'.
"Ternyata mereka diisi oleh orang-orang yang bohong dan tidak hebat. Tapi ya sampaikan salam dua jempol buat mereka. Buat pimpinan KPK salam dua jempol ya," ucap Noel sambil mengangkat kedua ibu jari-nya.
Baca juga: Pengalihan Penahanan Gus Yaqut Berbuntut Panjang, KPK Didesak Jelaskan, Noel Ebenezer Ikut Ajukan
Namun ketika disinggung makna apa yang sedang ia sampaikan dengan mengacungkan kedua ibu jarinya itu, Noel menimpali tidak begitu serius.
Ia hanya menyebut bahwa makna jempol yang dia tunjukan itu memiliki arti obat kuat .
"Salam dua jempol lah. Dijelasin saja dia jempol ini apa ya kan. Buat pimpinan KPK ya, buat pimpinan KPK dia jempol dari tersangka Immanuel Ebenezer 'Gembong Koruptor'. Dua jempol itu kan lambang obat kuat. Jangan salah, ya nggak?," ucapnya.
Didakwa Terima Gratifikasi dan 1 Motor Ducati
Adapun dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Noel Ebenezer didakwa menerima gratifikasi Rp3.365.000.000,00 atau Rp3,365 miliar dan satu unit motor Ducati Scrambler.
Hal ini dibacakan oleh jaksa penuntut umum dari KPK, Asril, dalam sidang perdana agenda pembacaan dakwaan kasus dugaan korupsi kepengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).
“Terdakwa Immanuel Ebenezer Gerungan baik secara langsung maupun tidak langsung, telah menerima uang yang seluruhnya berjumlah Rp3.365.000.000,00 dan barang berupa satu unit sepeda motor Ducati Scrambler warna biru dongker, yang berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya yaitu berhubungan dengan jabatan terdakwa,” ujar Asril.
Uang 3 miliar lebih dan satu sepeda motor diberikan oleh aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Ketenagakerjaan dan pihak swasta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Noel-Ebenezer-saat-memberi-gestur-dua-jempol-untuk-pimpinan-KPK.jpg)