Rabu, 15 April 2026

Nama Pusdikzi Bogor Dicatut Penipuan Sunda Land Run, Peserta Ungkap Kecurigaan Ini 

Markas Pusdikzi di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (3/4/2026) pagi.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Erik S
TribunnewsBogor.com/TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
PENIPUAN LARI - Pusdikzi Kota Bogor, Jawa Barat buka suara soal belasan pelari atau runners yang mengikuti event Sunda Land Run yang datang pada Jumat (3/4/2026) pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Pusdikzi Bogor dicatut panitia abal-abal Sunda Land Run tanpa izin, menyebabkan kerugian dan keresahan publik.
  • Runners mulai curiga setelah acara diundur dan panitia sulit dihubungi hingga akhirnya menghilang tanpa kejelasan.
  • Pusdikzi dan Disparbud turut dirugikan, sementara korban berharap uang pendaftaran dapat dikembalikan oleh panitia.

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR- Nama Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) Kota Bogor, Jawa Barat, dicatut oleh panitia abal-abal lomba lari bernama Sunda Land Run.

Markas Pusdikzi di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (3/4/2026) pagi.

Perwira Seksi (Pasi) Intel Pusdikzi Kapten Czi Hendro mengatakan, Pusdikzi tidak mengetahui sama sekali kegiatan tersebut. Pusdikzi mengetahui event ini awalnya melalui media sosial (medsos).

“Di media sosial (medsos) itu ternyata sudah banyak komentar-komentar, "Ini jadi nggak nih acara ini? Kok adminnya setiap ditanya nggak pernah merespons, nggak merespons terus,” kata Kapten Czi Hendro kepada TribunnewsBogor.com di Pusdikzi.

Pusdikzi merasa bahwa pihaknya menjadi korban sebab dicatut tanpa izin oleh panitia dalam ajang ini.

Pusdikzi dijadikan tempat pengambilan race pack atau peralatan lari serta titik start lari.

Pusdikzi akhirnya menghubungi pihak komunitas lari yang pernah mengadakan event di Pusdikzi.

“Akhirnya saya komunikasi dengan dari pihak yang saya kenal, yang punya komunitas lari yang saya kenal kan Mas Irfan. Mas Irfan itu, "Mas, ini gimana?" "Iya Pak, nanti saya datang ke kantor." Begitu datang ke kantor menjelaskan bahwa benar-benar memang ini anak ini baru ketahuan itu memang penipuan. Jadi kami juga korban, nama kami dicatut,” ujarnya.

Selain Pusdikzi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor dicatut juga oleh panitia lari.

Disparbud dicatut agar menarik minat runners agar mengikuti event ini.

“Nah, yang lebih korban lagi kalau menurut saya, Kota Bogor, pastinya dalam hal ini pastinya namanya jelek. Nanti kalau ada kegiatan lagi pastinya (peminat) tidak akan, peminat pastinya mikir-mikir kan,” ujarnya.

Sempat Diundur

Pelari atau runners yang menjadi korban penipuan event lari ‘Sunda Land Run’ sudah curiga kepada panitia penyelenggara.

Awal kecurigaan runners ditipu adalah saat panitia membatalkan event yang seharusnya diselenggarakan pada bulan Desember 2025 lalu.

“Sempat curiga karena diundur aja sih. Seharusnya kan di bulan Desember, ternyata diundur sampai ke bulan April kan? Dan kebetulan di bulan April pun di tanggal 5 itu kan hari Paskah. Gitu. Makanya banyak yang menanyakan juga gitu,” kata perwakilan runners Rizki (30) kepada TribunnewsBogor.com di Pusdikzi.

Baca juga: Weleri Run 2026, Sensasi Lari Seru Bonus Renang dalam Satu Event

Kecurigaan itu ternyata benar terjadi saat panitia H-1 bulan sudah tidak bisa dihubungi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved